oleh

Bintan Punya Stadion Berstandar Nasional

Bintan, KepriDays.co.id – Kabupaten Bintan segera memiliki stadion berstandar nasional. Pembangunan stadion tersebut sudah berjalan dan ditargetkan selesai tepat waktu.

Bupati Bintan H Apri Sujadi memantau kondisi pembangunan stadion sepakbola tersebut di Desa Busung, Kec Sri Kuala Lobam, Rabu (3/10) pagi. Apri didampingi Sekda Kabupaten Bintan Adi Prihantara, Kepala Dinas Perkim Kabupaten Bintan Herry Wahyu, Jajaran Dinas PUPR Kabupaten Bintan, dan unsur terkait lainnya.

Apri melihat langsung kondisi dan kualitas stadion. Bahkan dirinya mengaku sangat bangga karena dengan pembangunan stadion tersebut, maka untuk pertama kalinya Kabupaten Bintan nantinya akan memiliki stadion olahraga yang bertaraf nasional.

“Ini untuk pertama kalinya Kabupaten Bintan memiliki stadion lapangan bola yang berstandar nasional. Mudah-mudahan hal ini mampu menjadi fasilitas sarana prasarana bagi atlet-atlet kita dalam berprestasi,” ujarnya.

Hingga saat ini, pembangunan stadion sepakbola sudah dianggarkan sebanyak 15,5 milyar rupiah melalui APBD Pemkab Bintan yang dilaksanakan selama dua tahap pembangunan. Tahap pertama dibangun pada tahun 2017 yang dianggarkan sebesar 10,7 milyar rupiah dengan pekerjaan meliputi pengerjaan pembangunan fisik tribun penonton tanpa atap, lapangan bola, tanpa kursi dan tanpa keramik lalu tahap kedua dilaksanakan pada tahun 2018, sebanyak 4,8 milyar rupiah dengan pekerjaan meliputi pemasangan atap tribun, pemasangan kursi, juga pengecatan dan keramik, serta penyempurnaan penataan lanskap.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkim Kabupaten Bintan Herry Wahyu mengatakan bahwa saat ini beberapa pekerja stadion sedang dalam tahap penyelesaian pekerjaan atap stadion. Dirinya juga mengharapkan agar beberapa pelaksanaan pembangunan stadion tersebut dapat diselesaikan tepat waktu.

“Saat ini pembangunan sedang berjalan, kita harapkan pembangunan stadion dapat diselesaikan tepat waktu. Didalam bangunan stadion ini juga ada ruangan yang dapat dipergunakan sebagai ruangan pembinaan olahraga dan atlet ” tutupnya. (*)