oleh

Diikuti Tiga Negara, Festival Barongsai 2019 di Karimun Meriah


Karimun, Kepridays.co.id – Sebanyak 14 tim barongsai dari tiga negara bertanding memperebutkan hadiah ratusan juta di Festival Barongsai 2019 di Kabupaten Karimun.

Tiga negara yang bertanding diantaranya, Singapura, Malaysia dan juga Indonesia. Dari ke 14 tim tersebut, Negara Singapura menerjunkan tiga tim terbaiknya, lalu Negara Malaysia menerjunkan empat tim terbaiknya dan Indonesia menerjunkan 7 tim terbaiknya.

Kepala Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Kabupaten Karimun, Zamri mengatakan, Festival Barongsai ke tiga di tahun 2019 ini mengalami peningkatan dari segi tim yang bertanding.

“Alhamdulillah tahun ini meningkat yang mendaftar. Tahun lalu itu ada 12 tim, dan hanya 4 tim dari luar negeri, kalau tahun ini ada 14 tim dan dari luar negeri ada tujuh tim,” ungkapnya saat malam pembukaan Festival Barongsai di Panggung Rakyat Putri Kemuning Coastal Area, Kabupaten Karimun, Jumat (26/4/19) malam.

Zamri menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yanh sudah dilakukan selama tiga kali, yang bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Provinsi Kepilauan Riau, dan didukung penuh oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk menjalin silahturahmi dan kerja sama yang baik dengan Pemerintah Provinsi dan juga Kementerian.

“Untuk Indonesia ada dari Batam, Bintan, Karimun, Tanjungpinang. Tujuannya untuk menjalin silahturahmi dengan yang baik dengan Pemerintah Pusat, Provinsi dan kabupaten, serta merangkul negara lain, seperti Singapore dan juga Malaysia,” tambahnya.

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kepri, Asmin Patros mendukung penuh kegiatan yang dapat mempromosikan daerah Kabupaten Karimun ini.

“Kami mendukung sepenuhnya event seperti ini, apalagi didukung penuh oleh Kementerian. Karena kegiatan seperti inilah yang dapat mempromosika berbagai macam kebudayaan yang ada di Indonesia, khususnya Kabupaten Karimun,” ungkapnya.

Dalam hal ini, ia menantang Dinas Pariwisata Provinsi maupu Kabupaten untuk mengundang peserta dari mancanegara seperti Hongkong, dan negara lainnya.

“Saya tantan Dinas Pariwisata untuk mengahadirkan peserta dari negara luar lainnya, agar festival ini bisa sampai ke kelas dunia,” ujar Asmin.

Penulis: Sari
Editor: Ikhwan



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *