oleh

Tangani Pasien Covid-19, Klaim RSUD RAT Belum Dibayar Kemenkes RI

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang merupakan rumah sakit rujukan penanganan virus Corona atau Covid-19 di Provinsi Kepri.

Seharusnya rumah sakit ini menerima dana dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yakni klaim biaya perawatan pasien Covid-19. Pasalnya Kemenkes RI telah menggelontorkam anggaran Rp. 178,1 miliar untuk membayar tagihan dari rumah sakit rujukan Covid-19 diseluruh Indonesia.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang Kepri, Elfiani Sandri membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum ada menerima klaim biaya tersebut dari pemerintah.

Namun, kata dia, pihaknya sudah mengajukan klaim pasien Covid-19 melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, tetapi klaim tersebut belum ada yang diterima oleh BPJS.

Dia menyampaikan, klaim yang diajukan akan diverifikasi terlebih dulu oleh BPJS sebelum diajukan ke Kemenkes.

“Klaim yang kita ajukan belum ada yang disetujui oleh mereka (BPJS), sehingga belum ada yang dibayarkan ke kita (RSUD RA),” ujar Elfiani, Sabtu (13/6/2020) saat dikonfirmasi.

Menurutnya, alasan pihak BPJS belum menerima klaim yang diajukan dikarenakan data pasien yang belum lengkap dan lain sebagainya.

Adapun data pasien yang dimaksud, misalnya, pasien tidak menyerahkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau bukti diri lainnya, lembar hasil pemeriksaan laboratorium Polymerase chain reaction (PCR) yang belum lengkap dan lain-lain.

“Menurut hasil verifikasi mereka, karena ada data pasien yang belum lengkap dan lain-lain, sehingga klaim yang kita ajukan belum ada yang disetujui. Sampai saat ini kita masih menunggu,” tutupnya.

Wartawan: Amri
Editor: Roni

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.