Advetorial – Pemerintah Kota Tanjungpinang membuka Bazar Juadah Nusantara di Pelataran Gedung Gonggong dalam upaya pemulihan ekonomi dalam kondisi pandemi Covid-19, Sabtu (6/3/2021).
Menurut Wali Kota Rahma dalam sambutannya, Bazar Juadah Nusantara diberlakukan setiap sabtu dan minggu hingga menjelang bulan puasa dan tidak dipungut biaya.
“Saya menghimbau kepada para penjual agar menjual jualannya dengan harga yang kompetitif,” kata Rahma.
Kenapa harus begitu, lanjut Rahma, dengan harganya kompetitif masyarakat akan berbondong-bondong datang ke sini.
“Bila perlu kita bisa jual harganya lebih murah sesikit dibandingkan yang di luar,” ucapnya.
Menurutnya, gunakanlah ilmu ekonomi bahwa untung sedikit tapi putarannya laju. Menunggu untung banyak tetapi hanya 1 dan 2 saja yang membeli kan menjadi rugi.
“Saya ingin bazar yang dihadirkan pemerintah dengan UKM-UKM ini harganya lebih murah daripada harga yang diluar. Jika di Swalayan dijual dengan harga 15 ribu, tolong jual dengan harga 10 ribu,” ucapnya.
Rahma juga menghimbau kepada penjual agar tetap menjaga kebersihan.”Tolong jaga kebersihan, masing-masing tenda bertanggung jawab menjaga kebersihannya,” ucapnya.
Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Atmadinata menyebutkan Bazar Juadah Nusantara terdapat 20 Stand dan masing-masing Stand terdiri dari 2 UKM.
“Standnya 20, tapi rata-rata 1 stand ini ada 2 UKM jadi 40 lah jumlah UKM,” jelasnya.
Menurutnya, Bazar untuk menggiatkan kembali yang selama pandemi semua orang terdampak terutama sektor-sektor ekonomi terutama yang industri kecil, untuk itulah Pemerintah memfasilitasi mereka supaya menggeliat roda ekonomi.
“Kita berharap diadakan ini supaya usaha mikro kecil menggeliat lagi,” tutupnya.