Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Tanjungpinang, Soemantri menegaskan pembelajaran tatap muka untuk Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri belum dibuka.
Artinya, sampai saat ini sekolah SD dan SMP di Tanjungpinang masih melaksanakan pembelajaran dalam jaringan (daring).
“Untuk pembelajaran tatap muka belum dibuka dan masih daring,” ujarnya kepada Kepridays.co.id, Senin (15/3/2021) siang.
Dia mengatakan, belum dibukanya pembelajaran tatap muka tersebut dikarenakan wabah virus Corona atau Covid-19 belum hilang dari muka bumi khususnya Tanjungpinang.
Namun, terkait pembelajaran tatap muka ini, pihaknya akan terus melakukan koordinasi bersama Satgas Covid-19 serta pimpinan daerah.
“Iya karena Covid-19 dan kita masih terus koordinasi dengan tim Covid-19 dan pimpinan daerah. Mohon doa dari semua masyarakat Tanjungpinang agar Covid-19 segera berakhir dan kita bisa segera buka sekolah kembali,” harapnya.
Saat disinggung, kalau ada sekolah yang buka pembelajaran tatap muka apakah ada sanksinya.
“Tak ada sanksi, kita hanya membina supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” jawbanya.
Sebelumnya, pembelajaran tatap muka terhadap 15 sekolah ditingkat SD dan SMP di Kota Tanjungpinang direncanakan dibuka pada 18 Januari 2021 lalu. Namun, ditunda karena beberapa pertimbangan.
Salah satunya, ada puluhan guru reaktif Covid-19 hingga ada yang positif Covid-19 hasil swab. Sebab, salah satu syarat untuk membuka pembelajaran tatap muka maka, tenaga pendidik dan pengawas sekolah harus dilakukan rapid test.
Selain itu, penundaan itu berdasarkan masukan dari para Kepala Sekolah SD dan SMP meminta agar ditunda terlebih dahulu belajar tatap muka tersebut karena harus berhati-hati dan tidak gegabah.
Wartawan: Amri