Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo ke Provinsi Kepri tidak disia-siakan oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad untuk menagih janji Presiden terkait pembangunan Jembatan Batam-Bintan yang akan menghubungkan Pulau Batam dan Pulau Bintan.
Saat diingatkan Ansar Ahmad terkait pembangunan Jembatan Batam-Bintan, Presiden hanya mengangguk-anggukan kepalanya.
“Saya tadi menyampaikan progres persiapan pembangunan jembatan Batam-Bintan. Saya juga mengingatkan beliau, bahwa jembatan Batam-Bintan ini adalah, merupakan cita-cita dan keinginan Pak Presiden, dan saat ini memasuki priode kedua masa kepemimpinannya. Beliau mengangguk-anggukan kepalanya,” kata Ansar usai mengantar Presiden Jokowi di Bandara RHF Tanjungpinang, Rabu (19/5/2021) malam.
Ansar juga menyampaikan kepada Presiden dampak atau multi player efect atau multy perpus dari keberadaan jembatan Batam-Bintan itu.
“Insya Allah beliau (Jokowi) merespon dengan baik,” ujar mantan Bupati Bintan ini.
Ansar juga menyebutkan, pada momen tersebut dirinya diberi kesempatan untuk menyampaikan beberapa program-program sterategis lainnya yang ada di Provinsi Kepri seperti laporan perkembangan Bandara Busung.
Selain itu dirinya juga menyampaikan usulan terkait lima kawasan ekonomi kusus (KEK) yang sebelumnya telah diusulkan dan bahkan sebagaian sudah ada persetujuan dari dewan KEK-nya.
“Saat ini tinggal menunggu peraturan pemerintah saja,” terang Ansar tanpa menyebutkan ke lima usula kawasan KEK tersebut.
Sementara sebelumnya, ada tambahan empat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) diusulkan berlokasi di Kota Batam Kepulauan Riau, selain dua usulan yang sudah dalam proses penetapan dan direkomendasikan kepada Presiden yaitu KEK Nongsa dan KEK MRO BAT.
Sesmenko Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso dalam webinar, Kamis (27/8/2020) lalu, menyatakan empat KEK yang masih dalam tahap proses usulan yaitu pengembangan Aerocity Bandara Hang Nadim dan KEK Jasa Kesehatan Internasional.
Kemudian pengembangan KEK Rempang dan Pengembangan Maritim City di Pulau Galang. Keduanya berlokasi di pulau penyangga kota, Kecamatan Galang.
Sementara KEK yang sudah dibahas Dewan Nasional KEK dan direkomendasikan kepada Presiden yaitu KEK Nongsa untuk digital dan pariwisata dan KEK Batam Aero Technic masing-masing bernilai investasi Rp 16 triliun dan Rp 7,2 triliun.
Editor: Roni