oleh

Covid-19 Melonjak, Pemprov Kepri Hentikan PTM Di Batam dan Tanjungpinang

“Selama proses daring ini, kita evaluasi. Apabila masih ada siswa atau guru yang terpapar lagi, maka pembelajaran tatap muka tetap akan dihentikan sampai 14 hari ke depannya,” jelasnya.

Darson mengungkan, alasan kenapa hanya SMA/SMK di Kota Tanjungpinang dan Kota Batam yang PTM-nya dihentikan sementara. Hal tersebut dikarenakan, penyebaran kasus Covid-19 di dua kota itu saat ini tergolong cukup tinggi.

Sedangkan untuk daerah lainnya tegasnya, seperti di Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Kabupaten Natuna, Kabupaten Anambas, dan Kabupaten Lingga, tetap melakukan PTM terbatas.

“Tapi, apabila ada sekolah yang terpapar kasus positif Covid-19, maka sekolah itu ditutup untuk sementara dalam kurun waktu empat belas hari, dan proses belajar mengajar dilakukan dengan cara daring,” ujarnya. (Na)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.