Tanjungpinang,KepriDays.co.id -Warga Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengeluhkan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kepri lebih sering mati dari pada hidup salah satunya di wilayah Kelurahan Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang.
Evi, salah satu pelanggan PDAM Kepri di Jalan Arif Rahman Hakim, Bukit Bestari, Tanjungpinang menyampaikan kekesalannya terhadap pihak PDAM. Ia mengaku kesal dan kecewa karena air ke rumahnya lebih sering mati dibandingkan hidup.
“Minggu kemarin mati beberapa hari dan setelah itu hidup tapi cuma satu hari dan sekarang sudah mati lagi sudah berapa hari,” ujarnya, Selasa (29/3/2022) kepada Kepridays.co.id.
Ia mengatakan, matinya air terjadi pada beberapa bulan terakhir ini. Ia pun tidak mengetahui alasan pastinya kenapa air tersebut mati.
Yang jelas, tidak mengalirnya air ini sangat mengganggu sekali karena air bersih tersebut sangat dibutuhkan untuk keperluan sehari-hari. Bahkan, dirinya sudah berapa kali membeli air bersih.
“Sudah berapa kali kami beli air bersih. Kalau gini trus kan kita makin besar pengeluaran. Kita harapkan air ini cepat jalan,” kesalnya.
Saat dikonfirmasi, Direktur melalui Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Umum PDAM Tirta Kepri, Fazli mengakui adanya permasalahan pada pendistribusian air ke pelanggan karena pihaknya sedang ada pekerjaan pipa induk di Jalan D.I Panjaitan, Kilometer 8, tepatnya di depan toko 1818, Tanjungpinang.
Adanya pekerjaan perbaikan itu sehingga mengakibatkan terganggunya pendistribusian air kepada pelanggan terutama pipa PDAM yang mengaliri pelanggan di Jalan Ahmad Yani, Sei Jang, Arif Rahman Hakim, MT. Haryono, Brigjen Katamso, Perum Sei Jang, Pramuka, RH Fisabilillah, Ir. Sutami, Komplek Pertamina dan Sultan Machmud.
“Memang ada beberapa titik pipa induk bocor dan kita sedang pekerjaan perbaikan. Mohon kesabaran dari pelanggan kami,” ucapnya saat dijumpai di kantornya.
Dia mengaku, secepatnya pihaknya akan menyelesaikan pekerjaan perbaikan pipa tersebut.
“Secepatnya kita selesaikan karena kita tidak mau pelanggan kecewa,” tutupnya.
Wartawan: Amri