BPBD Tanjungpinang Sedot Lumpur Didalam Rumah Warga. Foto: Ist
Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang telah menyelesaikan pembersihan rumah warga yang terdampak banjir di Jalan Perkutut, Waduk Srikaton, pada Kamis (20/3) malam kemarin.
Rumah tersebut dipenuhi lumpur akibat endapan tanah merah yang tertinggal setelah air surut. Kondisi ini diperparah dengan lantai rumah yang ditembok lebih tinggi, sehingga air bercampur lumpur tidak dapat mengalir keluar dengan sendirinya.
Kepala BPBD Kota Tanjungpinang, M. Yamin, menjelaskan, tim menggunakan mesin penyedot air dan alat kebersihan lainnya untuk mempercepat proses pembersihan.
“Kami berupaya secepat mungkin agar rumah ini kembali bersih dan bisa dihuni dengan nyaman,” ujarnya.
Selain itu, Yamin juga mengingatkan masyarakat, agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat cuaca ekstrem yang masih terjadi.
“Potensi pohon tumbang, banjir, gelombang pasang, dan longsor harus terus diwaspadai,” katanya.
Sedangkan berdasarkan peringatan dini dari BMKG, cuaca ekstrem diperkirakan terjadi hingga 21 Maret 2025 di beberapa wilayah Provinsi Kepulauan Riau, termasuk Tanjungpinang, Batam, Bintan, Karimun, Lingga, Natuna, dan Anambas.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD telah menyiapkan Posko Penanganan Bencana di Kantor BPBD Tanjungpinang, Jalan Ahmad Yani, KM 5 Atas Kota Tanjungpinang. L
“Warga yang membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan keadaan darurat dapat menghubungi nomor 0771 20949,” kata Yamin.
Sementara, Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengajak masyarakat dan stakeholder pentahelix (Kolaborasi 5 unsur utama, Pemerintah, Akademisi, Komunitas, Bisnis dan Media), untuk bergotong royong dalam menghadapi dampak bencana.
“Kolaborasi semua pihak sangat penting agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar,” pungkasnya.
Editor: Roni