Kanal Galeri Foto

Pemkab Anambas Targetkan Bebas Blank Spot 2026

Advetorial – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas terus berupaya agar seluruh masyarakat bisa menikmati akses telekomunikasi dan internet yang merata.

Dipimpin Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu, Pemkab mengusulkan kepada Palapa Ring Barat (PRB) untuk memperluas jaringan di empat kecamatan yang masih bermasalah.

Empat kecamatan itu adalah Jemaja Barat, Siantan Timur, Siantan Tengah, dan Siantan Selatan.

“Masing-masing daerah memiliki masalah tersendiri seperti sinyal lemah, kabel fiber optik tidak sampai, hingga tidak adanya backbone. Semua ini harus segera ditangani,” tegas Bayu usai bertemu dengan pimpinan PT Palapa Ring Barat di Jakarta, Rabu (3/9).

Mantan Anggota DPRD Anambas itu mengakui sejak kabel optik melintasi Anambas pada 2018, masyarakat sudah merasakan manfaat jaringan. Namun, di sejumlah titik, sinyal masih belum stabil.

Rapat pemetaan blank spot internet. Foto: Yolana

“Kami terus mendorong operator telekomunikasi memanfaatkan backbone untuk memperluas layanan 4G. Internet sangat penting bagi kami di era digitalisasi ini,” katanya.

Bayu juga menekankan agar Anambas tidak luput dari perhatian.

Baca Juga

“Kabel lewat daerah kami, haruslah diperhatikan jaringan-jaringan internet daerah kami,” harapnya.

Senada, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Anambas, Jeprizal, menegaskan bahwa kunjungan ke PRB merupakan bentuk kolaborasi demi mewujudkan layanan telekomunikasi yang lebih baik.

“Kami berharap beberapa usulan yang disampaikan bisa segera terealisasi,” ujarnya.

Jeprizal optimistis, tahun depan Anambas bisa terbebas dari zona blankspot.

“Semua kita berharap internet Anambas bisa diakses seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Dengan dorongan ini, harapan baru tumbuh di tengah masyarakat Anambas: bahwa tak lama lagi, mereka tidak lagi harus naik bukit mencari sinyal atau menunggu berjam-jam hanya untuk terhubung dengan dunia luar. ***

Share
Tags: Pemkab Anambas Targetkan Bebas Blank Spot 2026