Warga menyiram pasir di lokasi tabrakan. Foto: Ari
Bintan, KepriDays.co.id – Kecelakaan maut yang merenggut nyawa seorang balita berusia 2 tahun antara Mobil Toyota Avanza Vs Motor membuat pedagang Pecel Bawean trauma.
Pasalnya lokasi kejadian tepat di samping gerobak dagangannya. Pedagang Pecel Bawean, Febriyati mengatakan, saat kejadian berlangsung dia sedang membuka pintu bawah grobak dagangannya.
“Ketika pintu gerobak itu dibuka. Saya terdengar suara benturan yang sangat keras. Dubrakk, saya langsung terperanjat,” ujar wanita berhijab hitam ini di lokasi kejadian, Kampung Sei Datok Kijang Kota, Jumat (26/9/2025).
Dia memang tidak megetahui bagaimana Mobil Toyota Avanza warna putih itu bisa menabrak Honda Beat yang ditumpangi oleh dua orang ibu-ibu dan balitanya.
Namun dia melihat sangat jelas, mobil yang dikemudikan oleh orang tua berbaju putih itu menyerat Honda Beat beserta penumpangnya ke arah gerobak dagangannya.
“Saya spontan teriak, berhenti kepada mobil putih itu yang menyeret motor bersama ibu-ibu dan balita. Ketika itu juga mobil berhenti,” jelasnya.
Ketika mobil tersebut berhenti. Dia kembali melihat balita berada dibawah bemper mobil. Posisi kaki balita itu terjepit ban bagian sebelah kanan.
Kemudian seorang ibu mengenakan baju merah dengan wajahnya berdarah dengan posisi tergelatak dan kakinya terjepit ban mobil sebelah kanan.
Sementara ibu yang mengenakan baju kuning berada di depan gerobaknya terkapar. Ibu tersebut berteriak minta tolong agar anaknya diselamatkan.
“Balita itu sudah tidak ada respon (tidak bergerak) dengan posisi kaki terjepit dan dibawah bemper depan. Begitu juga ibu baju merah (Tante balita) sudah kejang-kejang dengan kakinya terjepit ban mobil. Kalau ibu baju kuning (ibu balita) teriak minta tolong anaknya diselamatkan,” katanya.
Spontan dia memeluk ibu berbaju kuning dan menyatakan akan membantu anaknya. Lalu dia meminta tolong kepada warga dan pengendara yang melintas.
Teriakan minta tolong itu akhirnya ditanggapi oleh warga. Lalu balita yang kakinya terjepit ban itu diangkat dan dilarikan ke RSUD Bintan dengan menggunakan motor.
“Saya bilang sama warga tolong bawa balita itu dulu ke rumah sakit. Lalu dibawa menggunakan motor selanjutnya ada pikup lewat dan membawa ibu baju merah dan ibu baju kuning ke rumah sakit,” sebutnya.
Ketika itu juga dia ikut mengantarkannya ke RSUD Bintan. Disitu baru diketahui bahwa ibu baju kuning adalah ibu dari balita dan ibu baju merah tantenya balita.
“Korban itu ternyata berdomisili di Kampung Banjar Kecamatan Gunung Kijang,” katanya.
Sementara, Pekerja KEK Galang Batang yang berada di lokasi mengaku Mobil Toyota Avanza itu menyenggol tukang parkir yang mengendarai Motor Honda Revo terlebih dahulu. Baru kemudian mengantam Honda Beat yang ditumpangi dua orang ibu-ibu beserta balita.
“Akibat disenggol, Motor Honda Revo beserta penumpangnya itu masuk ke dalam parit. Namun dia tidak mengetahui kondisinya,” kata pria berambut pendek tersebut.
Sepengetahuan dirinya, bahwa Mobil Toyota Avanza itu dari arah Tanjungpinang hendak ke Kijang dan Honda Revo dan Beat dari arah berlawanan.
Setiba di lokasi kejadian. Mobil itu senggol Honda Revo terlebih dahulu baru menabrak Honda Beat.
“Mobil itu dari arah kanan dari Tanjungpinang ke Kijang. Lalu keluar jalur lawan lalu menyenggol Motor Revo dan mengantam Honda Beat dan menyeretnya hingga ke bahu jalan sebelah kiri,” bebernya.
Terpisah Staf Humas RSUD Bintan, Afri mengaku ada empat korban kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Mobil Toyota Avanza serta Motor Honda Revo dan Beat.
“Ada empat korban kecelakaan yang masuk ke IGD RSUD Bintan. Tiga diantaranya korban penumpang Honda Beat dan satu korban pengendara Honda Revo,” sebutnya.
Adapun korban penumpang Honda Beat asal Kampung Banjar Kecamtan Gunung Kijang adalah dua orang wanita yaitu Maria (35), Sovia (28) dan balita laki-laki berinisial By (2).
Sedangkan pengendara Honda Revo yaitu seorang pria bernama Lekson (56) asal Kelurahan Seilekop Kecamatan Bintan Timur.
“Untuk Balita By berusia 2 tahun meninggal dunia karena luka parah dibagian kepala dan tubuh lainnya. Lalu Maria luka parah juga yaitu patah tangan dan kaki serta luka lecet,” jelasnya.
“Kalau ibu dari balita yaitu Sovia hanya luka lecet begitu juga Lekson mengalami luka lecet,” tutupnya.
Wartawan : Ari
Editor : Roni