Advetorial – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Yusli YS, mendorong Pemerintah Daerah untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2026.
Dorongan tersebut ia sampaikan setelah melihat struktur pendapatan dalam APBD 2026, dimana PAD tercatat sebesar Rp 53 miliar.
Menurutnya, angka tersebut masih dapat ditingkatkan mengingat Anambas memiliki berbagai potensi pendapatan dari sektor jasa, pariwisata, hingga pajak daerah.
“Kalau kita lihat, PAD kita pada tahun 2026 hanya Rp 53 miliar. Ini tentu perlu menjadi perhatian serius. Banyak potensi daerah yang sebenarnya bisa dimaksimalkan jika dikelola dengan baik,” ujar Yusli, Sabtu (29/11/2025).
Ia menjelaskan, sektor-sektor yang dapat memberikan kontribusi lebih besar antara lain pajak restoran, retribusi parkir, dan beberapa jenis pendapatan daerah lainnya.
Yusli menilai bahwa dengan sistem pengelolaan yang lebih tertib, pendapatan dari sektor tersebut dapat meningkat signifikan.
“Retribusi parkir dan pajak restoran adalah contoh pendapatan yang bisa ditingkatkan. Pendataan harus lebih akurat, pengawasan harus diperkuat, dan sistem pemungutan perlu lebih transparan agar pemasukan daerah benar-benar optimal,” tegasnya.
Selain itu, Yusli menekankan pentingnya langkah terukur dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menangani sektor pendapatan.
Menurutnya, evaluasi menyeluruh terhadap sistem pemungutan yang selama ini berjalan perlu dilakukan untuk memastikan tidak ada potensi yang terlewat.
“Kita ingin ada perubahan nyata. Pemerintah daerah harus berani melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pendapatan selama ini. Kalau pengawasan diperketat dan pemungutan lebih rapi, otomatis PAD bisa naik,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa peningkatan PAD sangat penting untuk mendukung program pembangunan dan pelayanan publik di Anambas.
Dengan PAD yang kuat, pemerintah daerah akan memiliki ruang fiskal yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kemandirian fiskal itu penting. Kita tidak bisa selamanya bergantung pada dana pusat. Dengan PAD yang meningkat, kita bisa mempercepat pembangunan dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Yusli.
Yusli juga menegaskan bahwa DPRD siap mendukung pemerintah daerah dalam merancang kebijakan yang bertujuan meningkatkan pendapatan daerah, selama kebijakan tersebut berpihak pada masyarakat dan dijalankan secara akuntabel.
“Kami di DPRD tentu siap mendukung setiap langkah pemerintah yang tujuannya untuk meningkatkan PAD. Yang penting, programnya jelas, akuntabel, dan hasilnya betul-betul dirasakan masyarakat,” tutupnya. ***