Pelantikan pejabat Bintan. Foto: Ari
Bintan, KepriDays.co.id – Program Manajemen Talenta yang digelar Pemkab Bintan dengan melaksanakan Tes Profiling ASN telah selesai.
Namun hasil tes profiling dari 500 ASN, mulai dari Eselon II, III, IV dan Fungsional masih ada yang berada dibawah standar, khususnya Kepala Dinas (kadis) atau pejabat eselon II.
Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti mengatakan, manajemen talenta ini merupakan pengelolaan ASN berbasis merit.
Salah satu tujuannya menjadikan birokrasi yang profesional dan selaras sesuai visi misi pembangunan daerah.
“Pengelolaan ASN dengan sistem ini mendorong penempatan ASN secara objektif dan terukur,” ujar Deby.
Sedangkan tes profiling yang diikuti 500 ASN telah dilaksanakan 22 November 2025 lalu, hasilnya juga sudah keluar diharapkan dengan tes tersebut dapat benar-benar menciptakan ASN yang profesional, berintegritas, kompeten, dan berdaya saing.
“Nantinya penempatan ASN harus sepenuhnya berbasis kelayakan dan kompetensi,” jelasnya.
Sementara, Sekda Bintan Ronny Kartika mengatakan, 500 ASN sudah diassesmen, kemudian ASN itu sudah di profiling di My Data ASN.
“Secara by data sudah tergambarkan kompetensi para ASN berada di kotak-kotak berapa,” katanya.
Hasil tes profiling dalam manajemen talenta ini sudah diteken. Juga sudah dilakukan MoU dengan BKN untuk memasukan semua profile ASN ke dalam My Data ASN.
My Data ASN ini menjadi dasar untuk mengevaluasi pegawai. Baik pegawai struktural, fungsional maupun para pengambil kebijakan di tingkat OPD, kecamatan hingga kelurahan.
“Dari data manajemen talenta 500 ASN ini masih ada pejabat yang berada di box 7 kebawah. Ini yang akan kita evaluasi,” sebutnya.
Sedangkan disinggung pelaksanaan pelantikan pejabat dari hasil manejemen talenta, Ronny mengaku pelantikan segera dilaksanakan.
Maka diminta ASN yang ikut tes profiling untuk menambah daftar Manajemen Data Sistem (MDS) untuk menambah bobot poin.
Dengan terpenuhinya data di manajemen talenta ini maka tidak perlu lagi ada lelang jabatan (open bidding), melainkan bisa langsung dilantik.
“Jika syarat yang dimiliki ASN terpenuhi langsung dilantik sesuai dengan kompetensinya. Tidak perlu lagi open bidding,” ucapnya.
Wartawan : Ari
Editor : Roni