Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Anambas, Feri Oktavia. Foto : Yolana
Anambas, KepriDays.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepulauan Anambas mulai bersiap untuk membuka lowongan tenaga kerja, seperti, Tenaga Kesehatan dan Tenaga Pendukung untuk RSUD Tarempa tipe C.
Bahkan, Dinkes Anambas mencatat RSUD Tarempa tipe C membutuhkan sedikitnya 240 orang tenaga tambahan.
Hal ini dikatakan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Anambas, Feri Oktavia. “Secara aturan dan hasil analisa, rumah sakit tipe C idealnya didukung sekitar 400 orang karyawan,” terangnya, Senin (2/2/2026) kemarin.
Selain itu, Feri mengatakan, untuk jumlah tersebut mencakup seluruh kebutuhan operasional rumah sakit, mulai dari dokter, perawat, hingga tenaga nonmedis.
Pasalnya saat ini tenaga yang ada baru 160 orang, baik ASN maupun karyawan BLUD. Dengan jumlah tersebut, RSUD Tarempa masih kekurangan sekitar 240 orang tenaga kerja.
“Setelah kita kaji, butuh 400-an orang tenaga. Jadi memang ada kekurangan tenaga,” jelasnya.
Sedangkan Dinkes Anambas masih mengandalkan 160 tenaga yang ada saat ini, Feri menyebutkan, hingga kini belum ada kepastian waktu pembukaan penerimaan tenaga baru.
“Kita akan lihat dulu mana yang harus diutamakan. Nanti proses penerimaannya bisa dilihat apakah melalui pegawai BLUD atau ASN,” terangnya.
Sementara, Dinkes Anambas juga menyiapkan tenaga profesional untuk mengoperasikan alat medis bantuan dari Kementerian Kesehatan.
Tenaga yang saat ini paling dibutuhkan di RSUD Tarempa yakni dokter spesialis, dokter bedah, dan perawat.
Feri mengungkapkan, dalam beberapa tahun terakhir penerimaan CPNS dan PPPK tenaga kesehatan di Anambas masih sepi peminat.
Sebagai solusi sementara, Pemkab Anambas mengandalkan program dokter internship dari Kementerian Kesehatan, dan ditargetkan RSUD tersebut mulai beroperasi penuh setelah Hari Raya Idul Fitri.
Wartawan : Yolana
Editor : Roni