Motjaba Hosseini Khamenei Terpilih jadi Pemimpin Tertinggi Iran. Foto: Ist
Dunia, KepriDays.co.id – Mojtaba Hosseini Khamenei, yang juga dikenal sebagai Mojtaba Khamenei, adalah putra kedua dari Ayatullah Ali Khamenei, yang baru-baru ini terpilih sebagai pemimpin tertinggi baru Iran setelah ayahnya meninggal dunia akibat serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada tanggal 28 Februari 2026.
Penetapan ini muncul setelah beragam spekulasi di media Israel dan Barat, yang sebelumnya menyebutnya sebagai kandidat utama untuk memimpin Republik Islam Iran yang telah berdiri selama 47 tahun.
Pada hari yang sama, ibu Mojtaba Khamenei, istri, dan salah satu saudara perempuannya juga dilaporkan tewas, sementara Mojtaba Khamenei tidak berada di lokasi saat serangan berlangsung, sehingga berhasil selamat dari serangkaian pengeboman yang intens.
Menurut laporan Al Jazeera, sebelum terpilih sebagai pemimpin tertinggi, Mojtaba Khamenei tidak pernah mencalonkan diri dalam jabatan politik atau mengikuti pemilihan umum.
Meskipun demikian, selama beberapa dekade, ia dikenal sebagai sosok yang sangat berpengaruh dalam lingkaran kepemimpinan ayahnya dan memiliki hubungan yang erat dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
Ayahnya, Khamenei, sebelumnya menjabat sebagai presiden Iran selama hampir delapan tahun sebelum memegang kekuasaan tertinggi negara tersebut selama 36 tahun.
Kini, di usia 56 tahun, Mojtaba Khamenei belum pernah secara terbuka membahas isu suksesi kepemimpinan, yang merupakan topik sensitif karena pengangkatannya dapat menciptakan dinasti politik yang mengingatkan pada monarki Pahlavi sebelum Revolusi Islam 1979.
Dia hampir tidak pernah memberikan ceramah terbuka, khutbah Jumat, atau pidato politik, sehingga banyak warga Iran bahkan belum pernah mendengar suaranya, meskipun mereka telah lama mengetahui bahwa ia adalah figur yang berpengaruh dalam struktur pemerintahan teokratis negara tersebut.
Editor : Roni