Jakarta, KepriDays.co.id – Pakar geopolitik dari Universitas Muhammadiyah Indonesia, Rasminto, memberikan apresiasi atas kecepatan dan profesionalisme Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI).
Apresiasi ini terkait penanganan kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.
Dalam keterangan tertulisnya yang dikonfirmasi ANTARA pada Rabu, Rasminto menyoroti langkah sigap TNI. Institusi ini dinilai berhasil mengklarifikasi fakta, mengungkap pelaku, serta membuka prosesnya kepada publik secara transparan.
Menurut Rasminto, tindakan cepat Mabes TNI ini menjadi indikator penting. Hal ini menunjukkan bahwa TNI tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran hukum, terutama yang berpotensi mencederai rasa keadilan masyarakat.
“Langkah sigap yang dilakukan institusi TNI dalam mengungkap pelaku merupakan cerminan komitmen kuat terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, dan penegakan hukum,” kata Rasminto.
Pernyataan ini menegaskan pentingnya menjaga kepercayaan publik.
Penanganan kasus secara objektif sangat krusial untuk memastikan keadilan. Ini juga menjadi fondasi dalam membangun citra positif institusi di mata masyarakat luas.
Rasminto menekankan, kejelasan informasi dan ketegasan aparat adalah faktor kunci. Ini dapat meredam spekulasi liar serta potensi politisasi isu dalam konteks geopolitik dan stabilitas nasional.
Keterlambatan penanganan kasus seringkali membuka ruang bagi disinformasi. Hal ini dapat memicu narasi yang berpotensi memecah belah kohesi sosial.
Editor : Roni
