Bupati Anambas Aneng saat menjemput Gubernur Kepri Ansar Ahmad. Foto: Ist
Anambas, KepriDays.co.id – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad menegaskan, museum daerah merupakan corong sejarah bagi suatu wilayah.
Hal tersebut disampaikannya saat meninjau Museum Perbatasan di Desa Tiangau, Kecamatan Siantan Selatan, Minggu (12/4).
Menurut Ansar, museum memiliki peran penting dalam merekam, menjaga, dan menyampaikan sejarah kepada masyarakat luas. Melalui museum, perjalanan suatu daerah dari masa ke masa dapat terdokumentasi dengan baik dan tidak hilang ditelan zaman.
Ia menjelaskan, museum menjadi tempat penyimpanan berbagai benda bersejarah seperti alat tradisional, dokumen lama, hingga peninggalan budaya yang memiliki nilai tinggi.
Selain sebagai tempat penyimpanan, museum juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat khususnya generasi muda, dapat belajar sejarah secara langsung dengan melihat dan memahami koleksi yang dipamerkan.
“Kalau bisa bangun di atas laut yang berada di pusat kota biar mudah diakses. Pondasinya dari kayu saja, seperti di Lingga,” ujar Ansar.
Ia mengatakan, konsep museum di atas laut akan menjadi daya tarik tersendiri dan mencerminkan karakter daerah kepulauan, lokasi di pusat kota akan memudahkan masyarakat untuk berkunjung.
Ansar meyakini, pembangunan museum akan mendorong masyarakat untuk menyerahkan benda-benda bersejarah yang selama ini masih disimpan secara pribadi di rumah masing-masing.
“Sekarang saya yakin masih ada benda koleksi. Masyarakat kita masih belum mau menyerahkan ke museum. Kalau sudah terbangun percaya, pasti berbondong-bondong mengantarkan,” tutur Ansar.
Pemerintah Provinsi Kepri, lanjut Ansar, siap membantu anggaran pembangunan museum daerah di Anambas dengan skema berbagi bersama pemerintah kabupaten.
“Siapkan saja dulu DED-nya. Nanti kita duduk bersama, kalau anggaran ya kita tapok-tapok lah berdua,” kata politisi Golkar tersebut.
Sementara, Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura menegaskan, museum menjadi sarana penting dalam menanamkan pemahaman sejarah kepada generasi penerus bangsa.
“Banyak anak-anak muda kita yang belum memahami sejarah daerahnya. Museum ini nanti menjadi tempat belajar yang mudah dipahami dan menarik bagi mereka,” ujar Nyanyang.
“Saya yakin semua kabupaten dan kota di Kepri akan punya museum. Tinggal Anambas saja yang belum, dan ini harus segera kita wujudkan bersama,” tambahnya.
Wartawan : Yolana
Editor : Roni