Tim Inggris latihan sebelum bertanding di Piala Dunia 2026. Foto: Ist
Dunia, KepriDays.co.id – Bek Timnas Inggris, Dan Burn menegaskan, The Three Lions datang ke Piala Dunia 2026 dengan satu tujuan utama, yakni mengakhiri puasa gelar dunia yang sudah berlangsung selama enam dekade.
Inggris terakhir kali menjuarai Piala Dunia pada 1966 saat menjadi tuan rumah. Kini, di bawah arahan pelatih Thomas Tuchel, skuad Inggris percaya diri bisa menambah satu bintang lagi di atas lambang federasi mereka.
“Saya rasa tidak ada gunanya datang ke sini dan mengatakan kami tidak ingin melakukannya,” ujar Burn ketika ditanya mengenai peluang Inggris menjadi juara dunia.
Burn menambahkan, itulah tantangannya, menambahkan bintang kedua di dada. Itu yang ingin di capai.
Inggris akan memulai perjuangan mereka di Grup L dengan menghadapi Kroasia pada Rabu (17/6/2026) kemarin.
Setelah itu, mereka akan bertemu Ghana dan Panama. Laga kontra Kroasia memiliki nilai emosional tersendiri bagi Inggris.
Pasalnya, Kroasia pernah menghentikan langkah The Three Lions di semifinal Piala Dunia 2018 saat masih ditangani Gareth Southgate.
Menjelang pertandingan pembuka, tim Inggris telah melakukan pemusatan latihan di Florida sebelum berangkat ke Kansas City.
Burn menilai bahwa persiapan tersebut sangat membantu para pemain dalam beradaptasi dengan suhu panas yang diperkirakan akan menjadi tantangan selama turnamen berlangsung.
“Setelah sepekan berada di West Palm Beach, saya merasa suhu di sini tidak terlalu terasa panas. Udara di Kansas City lebih kering dan tidak terlalu lembab,” ungkapnya.
Meskipun demikian, Burn menegaskan, kondisi cuaca ini akan dialami oleh semua peserta. “Itu akan dihadapi semua tim. Jadi bukan sesuatu yang terlalu kami khawatirkan saat ini,” tambahnya.
Berbeda dengan sebagian besar tim yang telah memainkan pertandingan pembuka mereka, Inggris akan memulai pertandingannya hampir seminggu setelah Piala Dunia 2026 dimulai.
Meskipun harus menunggu lebih lama, Burn justru menganggapnya sebagai keuntungan, karena timnya memiliki waktu tambahan untuk mengamati jalannya kompetisi dan memahami ritme permainan yang ada.
“Sekarang setelah kami tiba di sini, saya benar-benar bersemangat,” ungkap bek Newcastle United tersebut.
“Saat turnamen dimulai, rasanya semuanya menjadi nyata. Kami bisa melihat bagaimana pertandingan berlangsung dan seperti apa tempo permainan yang akan kami hadapi minggu depan,” katanya.
Sementara dengan antusiasme yang tinggi, Inggris berharap dapat memanfaatkan waktu ini untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum bertanding.
Editor: Roni