Juara Bertahan Batam Tumbang, Kota Tanjungpinang Juara Umum di Popda X Provinsi Kepri

Karimun, KepriDays.co.id – Akhirnya Kota Tanjungpinang bisa menjuarai ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) ke X Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang diselenggarakan di Kabupaten Karimun, dengan keluar sebagai Juara Umum mengalahkan juara bertahan Kota Batam.

Sebelumnya Kota Batam sudah pernah menjuarai ajang tersebut di Kabupaten Lingga pada tahun 2018 keluar sebagai Juara Umum, kemudian Juara Umum di Kabupaten Bintan pada tahun 2020, terakhir Juara Umum di kandang sendiri Kota Batam pada tahun 2024.

Pada tahun 2024 tersebut, Batam berhasil meraih juara umum setelah mengumpulkan total 106 medali yang terdiri dari 44 medali emas, 32 perak, dan 30 perunggu. Posisi kedua ditempati oleh Kontingen Kota Tanjungpinang dengan perolehan 71 medali.

Dari kekalahan di Kota Batam, ternyata para atlet Kota Tanjungpinang mempersiapkan diri dengan segala cara untuk memperebutkan Juara Umum dalam ajang Popda ke X di Kabupaten Karimun.

28 medali emas, disusul 27 medali perak dan 27 medali perunggu dengan total mengoleksi 82 medali, Kota Tanjungpinang keluar sebagai Juara Umum Popda X Provinsi Kepri di Kabupaten Karimun.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian yang sangat membanggakan. Setelah hampir dua dekade belum pernah menjadi juara umum, tahun ini Kota Tanjungpinang akhirnya berhasil menorehkan prestasi tertinggi pada ajang olahraga pelajar tingkat provinsi itu.

Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, sangat senang dan bahagia. Dia menyampaikan rasa syukur atas capaian bersejarah tersebut.

Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan olahraga pelajar di Kota Tanjungpinang.

“Alhamdulillah, selama kurang lebih 20 tahun kita belum pernah menjadi juara umum pada ajang POPDA. Tahun ini, untuk pertama kalinya Kota Tanjungpinang berhasil meraih juara umum. Ini tentu menjadi kebanggaan besar bagi seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang, khususnya para pelajar yang telah mengharumkan nama daerah,” ujar Lis, Rabu (8/7/2026).

Lis mengatakan keberhasilan tersebut merupakan bukti nyata keseriusan para atlet, pelatih, official, serta seluruh kontingen Kota Tanjungpinang dalam menjalani proses pembinaan dan persiapan menghadapi POPDA.

“Prestasi ini tidak diraih secara instan. Di balik keberhasilan ini ada proses panjang yang dijalani dengan penuh disiplin, latihan yang konsisten, semangat pantang menyerah, serta dedikasi luar biasa dari para pelatih yang mampu membimbing atlet dalam berbagai kondisi dan situasi,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, official, pengurus cabang olahraga, serta seluruh kontingen Kota Tanjungpinang yang telah berjuang membawa nama baik daerah.

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, official, pengurus kontingen, serta semua pihak yang telah bekerja keras hingga Tanjungpinang mampu menjadi juara umum. Prestasi ini adalah hasil kerja bersama yang patut kita syukuri,” ungkapnya.

Lis menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan fasilitas olahraga tidak menjadi penghalang untuk meraih prestasi apabila dibarengi komitmen, pembinaan yang berkelanjutan, dan semangat juang yang tinggi.

“Meskipun kita masih memiliki keterbatasan sarana dan prasarana olahraga, para atlet tetap mampu menunjukkan prestasi terbaiknya. Ini membuktikan bahwa semangat, disiplin, dan kualitas pembinaan menjadi faktor utama dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi,” jelasnya.

Lis turut memberikan apresiasi kepada kepala sekolah dan guru-guru pendidikan jasmani yang selama ini terus memberikan ruang dan dukungan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi olahraga sejak di lingkungan sekolah.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada para kepala sekolah dan guru-guru olahraga yang tetap menjaga komitmen dalam membina serta memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk mengembangkan bakat olahraga mulai dari tingkat sekolah hingga mampu mewakili Kota Tanjungpinang di tingkat provinsi,” katanya.

Editor: Roni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *