Batam, KepriDays.co.id – Pasangan Calon Gubernur Kepri nomor urut 2 Muhammad Rudi salah menyebut dua kalimat dalam penyampaian visi, misi dalam acara debat terbuka di hotel Radison, Batam, Sabtu (2/11/2024) sore.
Kesalahan pertama adalah dalam menyebutkan kata disparitas. Dalam hal ini Rudi menyebut kata disparitas menjadi disparatis. Kesalahan kedua dalam kalimat karakteristik, dimana Rudi menyebut kata ini menjadi karaktriatis.
Masyarakat yang mengamati debat ini menilai Rudi kurang memahami makna demi makna yang dia sebutkan. Melainkan dia hanya membaca teks yang disiapkan oleh tim pemenangannya.
Kesalahan seperti ini seharusnya tidak terjadi karena sebagai calon Gubernur, semestinya Rudi bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, terutama kepada para generasi muda. Karena acara debat ini juga bagian dari upaya mengedukasi masyarakat.
Sementara, Calon Gubernur Kepri Nomor Urut 1, Ansar Ahmad, malah tampak lebih lugas dan tegas jawabannya. Apalagi membicarakan ekonomi dan insentif, terus promosi-promosi untuk berinvestasi.
“Seperti gula dan semut. Di mana ada gula disitu, ada semut. Begitulah seharusnya investasi,” kata Ansar.
Editor: Roni
