Kolaborasi Imigrasi Kelas I Tanjungpinang Bersama Insan Pers

Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang menggelar acara coffee morning bersama media dan insan pers Tanjungpinang.

Acara yang bertemakan “Kolaborasi Imigrasi dan Pers untuk Edukasi Masyarakat” ini diadakan di Kantor Imigrasi Tanjungpinang, Selasa (11/8/2025), untuk mempererat hubungan dan membangun sinergi antara pihak Imigrasi dan media dalam menyampaikan informasi terkait keimigrasian kepada masyarakat.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Provinsi Kepri, Ujo Sujoto, dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang, Ben Yuda Karubaba, serta Narasumber dari PWI Kepri Rony Nainggolan.

Ben Yuda Karubaba, Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Kelas I Tanjungpinang menyampaikan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk lebih mengenal dan mempererat hubungan dengan media, sehingga informasi mengenai program-program keimigrasian dapat disampaikan dengan efektif kepada masyarakat.

“Kegiatan ini diharapkan akan memberi manfaat bagi kita semua. Semoga apa yang menjadi program Imigrasi dapat sampai dengan jelas ke masyarakat,” ujar Ben dengan singkat.

Sedangkan, Ujo Sujoto menyatakan, bahwa dirinya sudah berkeliling Indonesia sebelum ditugaskan di Kepri, dan juga pernah bertugas di Batam dan Bintan.

Ujo menekankan, pentingnya peran media dalam membantu menyampaikan informasi terkait keimigrasian, khususnya di wilayah Kepri yang memiliki posisi strategis sebagai perbatasan tiga negara Singapura, Malaysia, dan Thailandi.

“Kegiatan seperti ini sangat penting. Media dan organisasi wartawan akan sangat membantu dalam menyampaikan informasi terkait keimigrasian kepada masyarakat. Kepri, dengan keistimewaan dan posisinya yang strategis, harus dimanfaatkan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan pariwisata dan ekonomi,” jelas Ujo.

Dalam acara ini, Ujo juga memaparkan arah kebijakan Imigrasi yang terbagi dalam empat poin utama, antara lain:

-Penguatan pengawasan dan penegakan hukum keimigrasian yang adil dan transparan.

-Peningkatan kualitas dan kemudahan pelayanan keimigrasian yang berorientasi pada kepuasan masyarakat dan kemudahan berusaha.

-Penguatan fungsi dan kapasitas pengamanan di perbatasan.

-Peningkatan dukungan manajemen dalam mendukung pelayanan dan penegakan hukum keimigrasian.

Di sisi lain, Ujo juga mengungkapkan tantangan yang dihadapi dalam pengawasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kepri. Meskipun terdapat sembilan pos pengawasan di wilayah ini, pengawasan masih terkendala oleh minimnya dukungan anggaran dari pemerintah pusat.

“Kami sudah mengajukan anggaran untuk pengawasan TPPO, namun hingga kini belum terealisasi. Padahal, wilayah Kepri sangat luas, dengan 96 persen berada di lautan dan hanya 4 persen di darat. Dukungan anggaran sangat penting agar pengawasan ini dapat berjalan maksimal,” kata Ujo.

Sementara acara coffee morning ini diakhiri dengan diskusi interaktif antara perwakilan media dan pejabat Imigrasi, yang memberikan kesempatan bagi kedua belah pihak untuk bertukar pikiran dan memperdalam pemahaman mengenai isu-isu terkini seputar keimigrasian.

Wartawan : Sutana
Editor : Roni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *