Anambas, KepriDays.co.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengecek pemenuhan kebutuhan dokter dan alat kesehatan (alkes) RSUD Tarempa, dan hal tersebut menjadi prioritas utama pemerintah pusat.
Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes, Sunarto, meninjau langsung pembangunan RSUD Tarempa, Selasa (16/12/2025).
Menurut Sunarto, Kemenkes telah menyiapkan anggaran sebesar Rp50 miliar untuk pengadaan alat kesehatan di RSUD Tarempa pada tahun 2026 mendatang.
“Insyaallah semua sudah kita rencanakan demi pemerataan layanan kesehatan di daerah perbatasan,” ujar Sunarto.
Selain alat kesehatan, Sunarto mengatakan, kebutuhan tenaga dokter juga menjadi perhatian serius Kemenkes. Saat ini, pelayanan dokter di RSUD Tarempa masih mengandalkan dokter intership.
Mirisnya Tak Ada yang Mau Jadi ASN bidang Dokter di Anambas
Sunarto menjelaskan, program intership diharapkan dapat mendorong para dokter muda untuk mau mengabdi di daerah perbatasan.
Ia mengakui, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas telah beberapa kali membuka formasi dokter melalui seleksi CPNS, namun belum mendapat peminat.
“Sementara ini kita pakai dokter intership dulu. Sambil Pemkab Anambas kembali membuka formasi CPNS, mudah-mudahan ke depan ada yang berminat,” katanya.
Sementara, Sunarto juga mengapresiasi kinerja PT Pembangunan Perumahan (PP) yang mengerjakan pembangunan RSUD Tarempa. Menurutnya, pembangunan rumah sakit dengan nilai proyek sekitar Rp150 miliar itu berjalan tepat waktu sesuai rencana.
“Ini merupakan rumah sakit kelima yang pembangunannya tergolong paling cepat,” ungkap Sunarto.
Wartawan : Yolana
Editor : Roni
