Dunia, KepriDays.co.id – 200 tentara Amerika Serikat (AS) dilaporkan mengalami luka-luka selama konflik dengan Iran. Hal ini dikonfirmasi oleh seorang juru bicara militer AS pada hari Senin, 16 Maret 2026.
Kapten Tim Hawkins, yang merupakan juru bicara Komando Pusat AS, mengungkapkan kepada The Guardian melalui email bahwa sejak dimulainya Operasi Epic Fury, sekitar 200 personel militer AS telah terluka.
Ia juga menambahkan, mayoritas cedera yang dialami tergolong ringan, dan sekitar 180 prajurit telah kembali bertugas. Namun, Hawkins tidak memberikan informasi lebih lanjut mengenai jenis luka yang dialami oleh para personel maupun penyebabnya.
Sebelumnya, berdasarkan informasi dari seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya, ABC News melaporkan bahwa jenis cedera yang dialami oleh tentara AS mencakup luka bakar, luka akibat serpihan, serta cedera otak traumatis (traumatic brain injuries/TBI).
Dari total 200 korban luka, setidaknya 10 personel militer dilaporkan mengalami luka serius, sebagaimana yang telah disampaikan oleh Hawkins kepada media tersebut.
Editor : Roni
