Bus Ditumpangi 21 ASN Pemkab Bintan Terbalik

Bintan, KepriDays.co.id – Bus Pemkab Bintan yang mengangkut 21 Aparatur Sipil Negara (ASN) beserta supir terbalik usai ditabrak Mobil Mitsubishi Expander BP 1608 E di Jembatan Kangboi, Lintas Barat, Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 16.20 WIB.

Pantauan di lapangan, Bus Pemkab Bintan terbalik dalam posisi melintang sehingga arus lalulintas tertutup. Akibatnya terjadi kemacetan yang panjang. Kondisi kedua kendaraan bagian kanan ringsek berat.

Supir Bus Pemkab Bintan, Nofa mengatakan, dirinya mengemudikan bus dengan membawa penumpang pegawai yang telah pulang kerja dari Bintan Buyu menuju Tanjungpinang.

“Saya bawa penumpang pegawai ada 20 orang. Dari arah Bintan Buyu ke Tanjungpinang,” ujar Nofa saat diwawancarai.

Setibanya di Jembatan Kang Boi dengan kecepatan 50 Km/jam tiba-tiba datang Mobil Mitsubishi warna putih dalam kecepatan tinggi datang dari arah Tanjungpinang menuju Tanjung Uban lalu menabrak bagian kanan bus.

“Saya masih berada di jalur. Ketika ditabrak saya berusaha mengelak sehingga menabrak pagar dan bus terbalik,” jelasnya.

Saat bus dalam posisi terbalik. Dirinya langsung berusaha keras menyelamatkan para penumpang. Tak lama kemudian para pengendara dan pengemudi juga ikut membantu.

Xpander usai tabrakan di Bintan. Foto: Ari

“Para penumpang yang luka-luka dibawa oleh para pengendara yang melintas ke rumah sakit,” sebutnya.

Sementara, Kasatlantas Polres Bintan, Iptu Yelvis Oktaviano mengatakan, insiden kecelakaan lalulintas antara bus dan mobil ini terjadi pukul 18.20 WIB.

“Hasil dari olah TKP. Bahwa Mobil Mitsubishi Expander diduga hilang kendali sehingga masuk jalur sebelah kanan sehingga menabrak bus,” katanya.

Setelah tabrakan itu berlangsung, bus mencoba menghindar lalu menabrak pagar pembatas jembatan. Kemudian bus terguling.

Akibat insiden ini 24 orang menjadi korban. Namun tidak sampai menelan korban nyawa. Diantaranya 21 penumpang dan seorang supir bus. Kemudian dua penumpang beserta seorang supir Mobil Mitsubishi Expander.

Untuk para korban sudah dibawa ke RSUP Raja Ahmad Thabib (RAT) Kepri dan RSAL Tanjungpinang. Sedangkan kedua kendaraan yang terlibat dievakuasi ke Kantor Satlantas Polres Bintan.

“Kasus ini masih kami selidiki,” ucapnya.

Wartawan: Ari
Editor: Roni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *