oleh

Mulai Februari 2020 Gaji PTT dan GTT di Tanjungpinang Naik


Tanjungpinang, KepriDays.co.id  -Mulai Bulan Februari 2020 gaji untuk Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan Guru Tidak Tetap (GTT) di Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang akan naik. Hal itu disampaikan langsung oleh Sekda Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari.

Dia mengatakan, rencana kenaikan gaji PTT itu sudah dianggarkan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tanjungpinang tahun 2020 dan sudah disahkan termasuk gaji GTT. Menurutnya, diawal sudah pihanya menyusun plot anggarannya. Jadi kalau APBD itu sudah disahkan ya sudah bisa dilaksanakan.

“Inyaallah, kalau sudah cair gaji mereka (PTT dan GTT-red) di bulan Februari ini sudah bisa dibayar. Insyallah, kita berdoa,” ujar Teguh, Rabu (12/2/2020) saat menghadiri Penandatanganan Deklarasi Janji Kinerja dan Pencanangan Komitmen bersama Pembangunan ZI menuju WBK di Aula Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang.

Dia menjelaskan, kenapa kenaikan gaji PTT dan GTT tersebut terhitung mulai dari Februari dan bukan dari Januari 2020, karena gaji di bulan Januari masih menggunakan APBD tahun lalu.

Untuk anggaran yang disediakan untuk PTT dan GTT dia mengaku tidak mengetahui pasti.

“Total keseluruhan saya kurang tau. Yang jelas ada kenaikan untuk GTT itu Rp400 ribu. Awalnya Rp1.100.000 naik menjadi 1.500.000,” ucapnya.

Sedangkan, untuk PTT bervariasi ada yang tamat SMA dan ada yang Sarjana, artinya berjenjang. “Kenaikannya kalau gak salah sekitar Rp150 sampai 300,” jelasnya.

Kenaikan ini, kata dia, pihaknya menghargai jerih payah yang selama ini sudah bekerja sungguh-sungguh dan sangat membantu.

Bahkan, kemarin Pemko Tanjungpinang menerima penghargaan atas Laporan Hasil Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LHE SAKIP) tahun 2019 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) yang diterima langsung oleh Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul.

“Nah, ini mungkin suatu prestasi yang tentunya tidak lepas dari tenaga PTT yang bekerja untuk merapikan administrasi mulai dari proses perencanaan kegiatan sampai keimplementasi,” katanya.

Untuk kedepan ketika tunjangan ini sudah dinaikkan diharapkan disiplinnya ditingkatkan dan begitu juga pelayanannya kepada masyarakat lebih baik.

Untuk jumlah PTT di Tanjungpinang dia mengaku tidak mengetahui berapa orang. “Jumlah PTT keseluruhan saya gak tau karena masing-masing OPD ada. Jadi untuk jumlah keseluruhannya saya kurang tau,”

Dia menambahkan, untuk Tenaga Harian Lepas (THL) biasa. THL bisa ini yang angakat adalah orang kantor. Nah, THL ini ada yang diangkat oleh tenaga kantor.

“Contohnya, untuk administrasi atau membuat klining service dan lainnya. Jadi kenaikan tunjangannya itu tergantung di OPD-nya masing-masing,” tutupnya.

Wartawan: Amri
Editor: Ikhwan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *