oleh

Besok ASN Pemko Tanjungpinang Kerja dari Rumah

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Dalam hal untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19), Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang resmi bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH).

Kebijakan tersebut diterapkan melalui Surat Edaran (SE) Wali Kota Tanjungpinang yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang Nomor 443.1/375/4.2.03/2020.

Kebijakan diberlakukan juga menindaklanjuti SE Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Nomor 19 tahun 2020 tanggal 16 Maret tentang Penyesuaian Sistem Kerja ASN dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dilingkungan instansi pemerintah dan surat edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 440/2436/SJ tanggal 17 Maret 2020.

Dalam SE Wali Kota Tanjungpinang tersebut, Sekda Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari menyampaikan, ASN dapat menjalankan tugas kedinasan dengan bekerja dari rumah mulai 19 hingga 31 Maret 2020 mendatang.

Meski bekerja dari rumah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus memastikan ada minimal 2 pejabat level struktural tertinggi tetap melaksanakan tugas di kantor agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat tidak terhambat.

Pimpinan OPD atau unit kerja diminta mengatur sistem kerja yang akuntable dan mengatur secara selektif pejabat atau pegawai dilingkungan OPD atau unit kerjanya yang dapat bekerja di rumah melalui pembagian kehadiran dengan mempertimbangkan kriteria pekerjaan, peta penyebaran Covid-19, domisili, kondisi kesehatan pegawai, kondisi kesehatan keluarga, riwayat perjalanan ke luar negeri maupun interaksi pegawai pada penderita terkonfirmasi covid-19, dan efektivitas kerja.

Pelaksanaan tugas bekerja dari rumah dilakukan secara selektif terhadap ASN yang melaksanakan tugas pelayanan umum.

“Selama bekerja dari rumah, ASN dapat memanfaatkan teknologi informasi seperti Email, WhatsApp dan aplikasi lainnya,” jelasnya.

Selain itu, dalam keadaan mendesak seluruh ASN yang betugas dari tempat tinggal dapat dipanggil kembali ke kantor.

Setelah berakhirnya masa berlaku sistem kerja ini, pimpinan OPD akan melakukan evaluasi atas efektifitas pelaksanaanya dan dilaporkan kepada Wali Kota Tanjungpunang melalui BKPSDM.

Dia mengimbau, pimpinan OPD dan unit kerja untuk menerapkan standar kebersihan mengikuti surat edaran Wali Kota Tanjungpinang nomor 440/369/1.3.01/2020 tentang peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penularan infeksi virus Corona.

Wartawan: Amri
Editor: Roni


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *