oleh

Dua Bersaudara Pelaku Curanmor Ditangkap Polisi

Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Curi sepeda motor merek Supra X milik tetangganya di kosan jalan Kendal Sari, Kelurahan Sei Jang, Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Kamis (11/6/2020) lalu, dua orang pelaku Dodi dan Dedi yang merupakan dua bersauadara diringkus Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Tanjungpinang.

Bahkan polisi juga mengamankan diduga sebagai penadah atas nama Andri dan satu orang pelaku atas nama Fadli yang turut membantu menjual motor hasil curian tersebut.

Kapolres Tanjungpinang melalui Kasat Reskrim Tanjungpinang AKP Rio Reza Parindra mengatakan, penangkapan yang dilakukan setelah pihaknya mendapat laporan dari korban pada 10 Juni 2020.

Korban mengetahui motornya hilang setelah pulang kerja dan saat kejadian, korban sempat mencari, namun tidak ketemu lalu melaporkan ke Unit Opsnal (buser).

“Pulang kerja korban melihat sepeda motor sudah hilang. Korban sempat mencari namun tidak ketemu, baru melaporkan Opsnal,” ujarnya, Sabtu (13/6/2020) di Mapolres Tanjungpinang.

Setelah mendapat laporan tersebut, pihak langsung melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi bahwa sepeda motor milik korban berada ditempat penadah (Andri).

“Andri ditangkap dikediamannya. Selanjutnya, dilakukan pengembangan dan mengamankan Fadli karena turut serta menjual sepeda motor curian tersebut,” ungkapnya.

Dia mengatakan bahwa sepeda motor curian itu digadaikan kepada Andri melalui pelaku Fadli sebesar Rp700 ribu dan hasilnya diduga digunakan kedua pelaku untuk membeli narkoba.

“Hasil curian sepeda motor itu diduga digunakan kedua pelaku untuk membeli narkoba karena saat ditangkap kedua pelaku dalam keadaan mabuk (teler), baru siap gunakan sabu,” jelasnya.

Adapun modusnya, salah seorang pelaku pernah duplikat kunci sepeda motor korban, sehingga timbul niat melakukan pencurian.

Atas perbuatannya, dua pelaku dijerat dengan pasal 363 KHUP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara, sedang dua penadah dijerat dengan pasal 480 KHUP ancaman maksimal empat tahun penjara.

Wartawan: Amri
Editor: Roni

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *