oleh

Tak Patuhi Protokol Kesehatan, Izin THM di Tanjungpinang akan Dicabut

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Tanjungpinang Provinsi Kepri diperbolehkan beroperasi kembali. Namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Bila tidak izin akan dicabut.

Hal itu telah ditetapkan dalam Peraturan Walikota (Perwako) Tanjungpinang Nomor 29 Tahun 2020 tentang pedoman perilaku hidup baru masyarakat produktif dan aman dalam pencegahan dan pengendalian virus Corona atau Covid-19 di Kota Tanjungpinang.

“THM sudah boleh buka (beroperasi) kembali, namun tetap mengikuti protokol kesehatan dan Perwakonya sudah ada,” ujar Sekda Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari, Selasa (16/6/2020).

Dalam Perwako itu, pusat keramaian seperti pasar, mal, restoran atau rumah makan, cafe, pujasera, kedai kopi, permainan ketangkasan, musium, panti pijit, karoke, pub, warnet, diskotik, SPA dan lainnya harus menetapkan pengunjung maksimum 50 persen dari kapasitas yang tersedia.

Kemudian membatasi titik masuk dan keluar, memprioritaskan transaksi online, melalukukan penyiraman disinfektan terhadap barang-barang yang sering berkontak dengan pelanggan, wajib menggunakan masker dan sarum tangan ketika beroperasional serta sering cuci tangan pakai sabun. Menurutnya, jika pelaku usaha tidak mematuhi Perwako yang telah dikeluarkan oleh Pemko Tanjungpinang akan diberikan sanksi administratif.

“Setiap orang yang tidak melaksanakan kewajiban protokol kesehatan pada tempat yang ditentukan sebagaimana diatur dalam Perwako ini dikenakan sanksi administrasi berupa teguran lisan dan/atau teguran tertulis yang dilaksanakan oleh Satpol PP setempat,” katanya.

Sementara, untuk pelaku usaha yang tidak melaksanakan kewajiban protokol kesehatan di tempat atau lokasi usaha dalam tanggung jawabnya sebagaimana diatur dalam Perwako ini dikenakan sanksi administrasi berupa teguran lisan, teguran tertulis, penghentian sementara kegiatan dan/atau pencabutan izin usaha atau izin operasional. Untuk sanksi pencabutan izin operasional dilakukan oleh DPMPTSP Tanjungpinang.

Bahkan, setiap orang yang tidak mematuhi protokol kesehatan dan pedoman tatanan perilaku hidup baru ini dapat dikenakan sanksi pidana sebagaimana ketentuan pidana yang diatur dalam Undang-Undamg Nomor 6 Tahun 2018 tentang kekarantina kesehatan.

Selain pusat keramaian, didalam Perwako yang diterima Kepridays.co.id juga diatur pada layanan kesehatan, kegiatan diluar rumah, tempat kerja, layanan pendidikan dan sekolah, kegiatan perjalanan dinas atau bisnis, penyelenggaraan acara sosial budaya, hiburan, olahraga, taransportasi publik dan perseorangan dan kegiatan keagamaan dirumah ibadah.

Wartawan: Amri
Editor: Ikhwan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.