oleh

Aktivitas Bongkar Muat di Pelabuhan Sri Payung Tanjungpinang Menurun Drastis

Tanjungpinang, Kepridays.co.id -Meski sudah New Normal, aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Sri Payung, Batu 6, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri baru sekitar 20 persen. Aktivitas bongkar muat ini menurun hingga 80 persen sejak terjadinya virus Corona atau Covid-19.

“Saat ini, aktivitas bongkar muat di pelabuhan ini baru sekitar 20 persen,” ujar T Siallagan salah satu Mandor buruh darat di pelabuhan Sri Payung Tanjungpinang,” jumat (24/7/2020).

Sebelum terjadi Covid-19, dalam satu minggu itu biasanya ada satu kapal yang masuk. Namun, sekarang belum tentu.

Barang-barang yang masuk seperti barang kelontong dari Jakarta dan juga ada Semen Conch dari Kalimantan.

“Biasanya sekali seminggu ada 1 kapal masuk, ini sudah tiga minggu belum ada. Ini lah nanti kami mau lah libur 1 minggu karena kapal tidak ada masuk,” katanya.

Dia berharap, aktivitas bongkar muat ini kembali seperti sebelum Covid-19. “Kita harapkan begitu lah,” harapnya.

Berbeda di Pelantar II Tanjungpinang. Kini aktivitas bongkar muat barang sudah kembali normal, terlihat para buruh sedang bekerja membongkar barang dari mobil lori ke kapal begitu juga sebaliknya.

Rata-rata barang yang diangkut merupakan Sembako seperti minyak goreng, cabe, bawang, tepung, indomie, dan lain sebagainya.

“Alhamdulillah untuk barang tidak ada tersendat, lancar kok,” ujar Abdul Kadir, salah seorang buruh setempat.

Memang, kata dia, saat awal pandemi Covid-19 lalu ada sedikit terhambat karena kapal jarang masuk. Namun, sekarang sudah lancar.

“Pas awal ada Covid-19 aja sih, karenakan ada aturan dari daerah lain itu kalau orang dilarang keluar daerah untuk mencegah Covid-19. Sehingga kapal tak jalan, tapi sekarang dah lancar kok,” ungkapnya.

Menurutnya, barang yang masuk ke Tanjungpinang melalui Pelantar II berasal dari Natuna, Jambi, Anambas, Batam, dan beberapa daerah pesisir Riau daratan.

Wartawan: Amri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.