Batam, KepriDays.co.id -Haris (50 tahun) tenggelam di Danau Dam Duriangkang, Batam ditemukan meninggal dunia, Minggu (15/3/2021) sekitar pukul 11.00 WIB. Korban merupakan warga Kav Bida Kabil, Blok C Nomor 52, kota Batam, Provinsi Kepri.
Korban dilaporkan tenggelam, Sabtu (14/3/2021) sekitar pukul 15.30 WIB dan tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Batam bersama tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian dengan penyisiran sekitar lokasi kejadian.
“Tim SAR gabungan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia dengan jarak lebih kurang 5 meter dari lokasi kejadian,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang Mu’min.
Selanjutnya, korban di evakusi menuju WTP Dam Duriangkan untuk proses menuju rumah sakit Bhayangkara Polda Kepri.
“Usai ditemukan, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur kembali kepangkalannya masing-masing dengan ucapan terima kasih,” ungkapnya.
Sebelumnya, kejadian berawal pada saat korban menggunakan sampan berada di tengah danau Dam Duriangkang.
Berdasarkan laporan dari saksi bahwa korban berteriak dan meminta tolong, sehingga saksi mencoba memberikan pertolongan akan tetapi tidak mampu menolongnya.
“Saksi sempat menolongnya namun korban tidak mampu tertolong dan tenggelam hingga saat ini belum di temukan,” ujarnya.
Dia menyampaikan, informasi kejadian tersebut diterima oleh pihaknya dari Kanit Reskrim Polsek Nongsa Iptu Septian, Minggu (15/3/2021) sekitar pukul 06.15 WIB.
Setelah mendapatkan informasi itu, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian yang terdiri dari KanSAR Tanjungpinang, Pos PP Batam, Polair Polda Kepri, Polair Polresta Barelang, Polsek Nongsa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ditpam BP Batam serta masyarakat setempat.
“Alat Truck Personil, Rescue Carrier, Perahu Karet lengkap, Palkom, Palmedis atau evakuasi dan Pakaian Covid-19,” paparnya.
Wartawan: Amri
