oleh

Corona Mengganas, Pemprov Kepri Larang Mudik Lokal

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Pemerintah Provinsi Kepri telah menetapkan dan memutuskan larangan mudik lokal dalam provinsi pada Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2021 mengingat lonjakan kasus Covid-19 di semua daerah di Kepri.

Pemerintah Provinsi Kepri juga mengkecualikan bagi masyarakat yang benar-benar memiliki keperluan yang mendesak dan urgen.

“Setelah melakukan rapat bersama dengan seluruh pemangku kebijakan di Provinsi Kepri, maka dengan ini mudik lokal dalam provinsi ditiadakan. Kita satu narasi dengan pemerintah pusat untuk meniadakan mudik,” kata Ansar di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (4/5/2021).

Larangan mudik lokal ini, kata Ansar, setelah mencermati kondisi lonjakan kasus Covid-19 yang terus menunjukan peningkatan di seluruh daerah di Provinsi Kepri.

“Atas dasar inilah, kita mengambil keputusan bersama untuk meniadakan mudik lebaran Idul Fitri 1442 H/2021,” ujarnya.

Sedangkan bagi masyarakat Kepri yang harus dan memiliki keperluan yang sangat penting dan urgen, pemerintah masih mengecualikan dan memberi kelonggaran namun dengan sejumlah persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Dimana salah satunya bagi masyarakat yang sakit untuk berobat, orang tua dan saudara meninggal dunia. Namun harus disertakan surat keterangan dari pihak rumah sakit dan harus sepengetahuan melalui surat dari pejabat setempat seperti dari RT dan RW setempat.

“Untuk PNS di perbolehkan asal memiliki surat tugas dari atasannya dan alasannya dengan jelas. Begitu juga bagi karyawan swasta yang harus pulang kampung karena alasan diatas harus menunjukan surat dari perusahannya,” terang Ansar.

Sementara penerapan larangan ini mulai berlaku pada tanggal 6 Mei 2021 dan nantinya akan ditempatkan petugas gabungan Satgas Covid-19 di tiap pintu pelabuhan keberangkatan.

“Kita juga akan mengawasi pelayaran. Hal ini agar tidak terjadi pelanggaran dan dipelabuhan juga harua disediakn prokes dengan lengkap,” ujarnya lagi.

Penulis: Roni
Editor: Ikhwan



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *