oleh

Masyarakat Tanjungpinang Antusias Ikut Vaksinisasi

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Percepatan vaksinansi di Kota Tanjungpinang saat ini sudah mencapai 44%, namun masih dibawah Kabupaten Bintan.

Hal tersebut dibenarkan oleh Nugraheni selaku Plt Dinkes Tanjungpinang. “Udah 44% kita memang no 2 dari Bintan dulu kita no 1, sekarang kita no 2,” ucapnya kepada KepriDays.co.id, Senin (21/6/2021) pagi.

Lanjutnya, Bintan itu sudah 45% tapi tidak apa-apa sebenarnya sasaran maupun target hard imunity di Kota Tanjungpinang itu segera terbentuk.

“Itu aja sudah Alhamdulillah sih kita udah meringankan tugas kita bersama ya, baik itu tugas kesehatan, tugas dinas sosial yang harus membekap ekonomi yang semakin terpuruk terus pariwisata juga biar segera bisa aktif lagi kan gitu,” katanya.

Nugraheni menyebutkam bahwa pengadaan vaksin baru sudah diterima sejak 19 juni kemarin.

“Vaksin Alhamdulillah sudah ada, insya allah cukup. Udah banyak ini kita udah capai 2000-an stok kita. Hari sabtu kemaren masuk tanggal 19 kemarin,” ucapnya.

Lanjutnya, Insya Allah sampai ke target 50% ke 70% di akhir juni ini semoga bisa. sudah disuplai dari pusat. Menurutnya, masyarakat Tanjungpinang sendiri sudah berantusias untuk mengikuti vaksin. Dan Nugraheni juga berharap masyarakat tetap menjaga Protokol Kesehatan walaupun sudah divaksin.

“Ya pertama kita kan udah tau ni masyarakat udah berantusias ni untuk divaksin tapi tolong jaga Protokol Kesehatan di lokasi-lokasi vaksin tolong ditekankan. karena bagaimanapun juga percepatan vaksin ini menjadi target utama tetapi kita harus tau bahwa salah satu atau obat paling mujarab untuk mencegah penularan ini adalah Prokes,” ucapnya.

Lanjutnya, kalau vaksin ini adalah untuk membentengi atau mempersenjatai tubuh, agar infeksi itu tidak memberat tapi kalau Prokes itu untuk menjaga supaya virus tidak akan nempel.

“Kalau vaksin, jika virus nempel tetapi tidak terjadi infeksi yang berat. Tapi kalau Prokesnya kita langgar kita akan terinfeksi meskipun kita sudah divaksin tetap masih bisa terinfeksi,” katanya.

Wartawan: Abu
Editor: Roni



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *