oleh

Seleksi Sekda Kepri Masuk Tahap Akhir, Siapakah Jadi?

Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Memanasnya proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya pemilihan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri membuat gerah Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Ansar Ahmad pun akhirnya angkat bicara terkait hasil seleksi JPT Madya Sekdaprov Kepri 2021 yang telah diajukan tiga calon nama Sekda ke Kementerian Dalam Negeri.

“Tiga peserta yang saat ini telah dinyatakan lolos sebagai tiga besar dalam seleksi tersebut, murni merupakan hasil penilaian yang dilakukan oleh tim panitia seleksi,” kata Ansar di Tanjungpinang, kemarin.

Ansar menegaskan, Pansel Sekda sudah bekerja dan sudah melakukan penilaian sesuai prosedur tentunya. Bahkan dirinya tidak pernah mengintervensi pihak manapun termasuk ke Pansel.

Selain itu, Ansar juga mengomentari informasi  yang belakangan ini menyebutkan tidak masuknya Jefridin dalam tiga besar peserta dalam seleksi tersebut.

“Inikan pemilihan sekda, bukan pemilihan Jefridin ya. Kenapa orang hanya bicarakan Jefridin. Karena banyak yang mendaftar, kemudian penilaiannya juga kita serahkan ke pansel,” tegasnya.

Mantan Bupati Bintan ini juga menyebutkan, bahwa tim pansel dalam seleksi juga berisi orang-orang yang profesional di bidangnya. Seperti ada yang berasal dari Kemendagri, Rektor, dan BKN.

“Tim pansel itu memang orang yang mengerti siapa sih sekda itu seharusnya, bagaimana sekda itu akan bisa bekerjasama dengan kepala daerahnya,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan Jefridin terlempar dari bursa pencalonan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepulauan Riau. Hal itu diketahui setelah Panitia Seleksi (Pansel) JPT Madya atau Sekdaprov Kepri mengumumkan secara resmi tiga besar peserta seleksi jabatan tersebut.

Ketua Pansel JPT Madya Provinsi Kepri, Hamdani menyampaikan, adapun ketiga peserta yang dinyatakan masuk tiga besar dalam seleksi tersebut yakni, Adi Prihantara, Misni, dan Sardison.

“Ketiganya dapat direkomendasikan untuk diangkat dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya  Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau,” katanya, Jumat (8/10/2021).

Hamdani juga menyampaikan, hasil tersebut berdasarkan Surat Ketua KASN Nomor B-3440/KASN/10/2021 tentang Rekomendasi Hasil Seleksi Terbuka JPT Madya Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau.

Ditegaskannya juga, bahwa hasil seleksi tersebut bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Editor: Roni



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *