oleh

70 Hektare Lahan di Bintan Dikelola Petani Milenial

Bintan, KepriDays.co.id -Lahan seluas 70 Hektare (Ha) di Kabupaten Bintan telah dikelola oleh petani milenial secara maksimal selama 2021. Mereka menanam beraneka ragam tanaman seperti jagung hibrida untuk pakan ternak.

Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan, mengatakan dari 70 Ha lahan yang dikelola petani milenial, seluas 1 Ha ditanami jagung pupil. Lokasi lahan tersebut berada di Kampung Sungai Jeram Desa Lancang Kuning Kecamatan Bintan Utara.

“Alhamdulillah hari ini bisa kita saksikan bersama, kita punya potensi untuk pertanian. Hadirnya petani millenial membuka mata kita bahwa petani adalah salah satu profesi yang bisa dikelola secara profesional,” ujar Roby usai panen jagung, Sabtu (8/1/2022).

Panen jagung ini merupakan yang ketiga kali dilakukan. Dalam 1 ha lahan ini mampu menghasilkan jagung sebanyak 1 ton lebih. Jagung pipil yang diperuntukkan bagi pakan ternak ini diharapkan mampu mensuplai semua kebutuhan pakan di Bintan bahkan bisa didistribusikan ke luar daerah.

Melihat panen tersebut dia yakin masa depan sektor pertanian di Bintan kedepannya cerah. Bahkan dia sangat takjub dan bangga setelah mendengar gagasan Kelompok Tani Millenial Kreatif Bijtan untuk progres ke depannya.

“Tadi dikatakan bahwa bantuan dan bimbingan itu yang harus diutamakan, untuk selanjutnya setelah mandiri maka bantuan bisa juga bermanfaat bagi kelompok lain. Pemikiran dan gagasan seperti ini yang sangat kami apresiasi,” jelasnya.

Selain jagung, dia juga meninjau budidaya lele yang dipijah secara alami dan mandiri oleh kaum petani milenial. Mereka sangat memanfaatkan lahan untuk mengembangkan usaha pertanian.

“Mereka juga memanfaatkan lahan yang tersedia dengan maksimal. Ini usaha yang sangat baik dan bukti semua peluang bisa dimanfaatkan,” sebutnya.

Ketua Kelompok Tani Millenial Kreatif Rusdi mengatakan para petani muda ini hadir di Kabupaten Bintan ingin mengembangkan sektor pertanian. Mereka yakin Bintan memiliki potensi tersebut.

“Petani milenial ini terbentuk sejak Maret 2021, petani millenial Bintan belakangan ini memang terlihat semakin eksis,” katanya.

Contoh pertanian yang berkembang saat ini adalah jagung pipil untuk pakan ayam. Sebelumnya dipasok dari Medan dan Jawa. Namun sekarang hasil yang ditanam bisa memenuhi kebutuhan pakan ternak di Kabupaten Bintan.

“Dengan hasil jagung sendiri kita membantu peternak. Karena harga pakan semakin terjangkau pastinya harga ternak akan bisa naik mencukupi,” ucapnya.

Wartawan: AVJ
Editor: Roni



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *