oleh

Ekonomi Belum Pulih Pasca Covid-19, KAMMI Tanjungpinang Tolak Kenaikan Harga BBM

Tanjungpinang, KepriDays.co.id -Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Tanjungpinang menanggapi isu yang sangat hangat yaitu rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi, karena membebani APBN. 

“Pandangan kami kenaikan harga BBM ini akan membuat rakyat semakin menderita, semakin membuat rakyat terbebani, apalagi setelah sekian tahun menghadapi Corona Virus 19,” kata Zul selaku Ketua KAMMI Tanjungpinang.

Seharusnya, lanjut Zul, pemerintah memperhatikan keadaan rakyat, melakukan penghematan terhadap anggaran sehingga anggaran bisa digunakan dengan baik untuk pemulihan ekonomi dan kesejahteraan rakyat. 

“Pemerintah harus pandai-pandai untuk mengelola keuangan yang ada, memulihkan kesejahteraan rakyat adalah prioritas utama dan tidak melakukan kenaikan harga BBM,” terangnya.

Jika pemerintah serius untuk menaikkan harga BBM, masih kata Zul, maka akan sangat memberatkan rakyat, inflasi akan naik, daya beli masyarakat juga akan melemah kemudian akan membuat pertumbuhan Ekonomi yang sedang berjalan akan menjadi lambat. 

“Untuk itu kami harapkan kepada pemerintah untuk kembali mempertimbangkan rencana dan keputusan menaikkan harga BBM, jangan buat rakyat semakin sakit dan menderita,” terangnya.

Sementara adapun Sikap KAMMI Tanjungpinang terhadap Kenaikkan BBM sebagai berikut :

1. Menolak dengan tegas atas rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM dan kami menilai ini adalah langkah yang kurang tepat dilakukan, mengingat kita baru saja terlepas dari Pandemi Covid 19.

2. Meminta kepada pemerintah untuk berfokus Melakukan Pemulihan Ekonomi Rakyat.

3. Mendorong Pemerintah dan Lembaga Terkait untuk Mengkaji, mempertimbangkan kembali keputusan Menaikkan Harga BBM dan Bahka membatalkan keputusan Menaikkan BBM yang akan membuat rakyat menderita.

Editor: Roni

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *