CV TAB Tambah Penderitaan Warga, Proyek Rp 10 Miliar Gagal Terlaksana

Anambas, KepriDays.co.id – Ribuan masyarakat Tarempa menjadi korban dari ulah CV Tapak Anak Bintan (TAB) yang gagal melaksanakan proyek pembangunan sodetan air di kawasan Sungai Sugi, Kecamatan Siantan.

Seharusnya, proyek yang bertujuan untuk pencegahan banjir sudah dikerjakan. Namun karena ulah nakal kontraktor, pembangunan tersebut batal.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Anambas, Syarif Ahmad menjelaskan, berbagai langkah telah diupayakan agar pelaksanaan proyek yang bernilai Rp 10 Miliar bisa dilaksanakan pihaknya.

Namun kontraktor yang nakal tak mengindahkan permintaan untuk segera bekerja, membuat PUPR memutus kontrak kerjasama sejak 11 November lalu.

“Benar sudah kita putus kontrak mereka. Kita putus setelah melihat realita yang ada saat ini,” ujar Syarif Ahmad usai ditemui di kantornya, Kamis (21/11/2024).

Langkah selanjutnya, Pemkab Anambas akan menagih kembali uang muka yang telah diberikan ke kontraktor sebesar Rp 3 Miliar.

“Tahapannya yaitu 15 hari mengurus administrasi klaim uang jaminan dan meminta pengembalian uang muka. Dan 30 hari kita beri waktu ke kontraktor untuk mengembalikan uang itu,” tegas Syarif.

Hasil pemantauan pengawas serta notice probity audit oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), kontraktor berhak mendapat haknya sebesar 1,096 persen dari uang muka.

“1,096 persen uang muka mereka gunakan untuk sewa lahan di Tanjung Momong dalam rangka menunjang operasional mereka. Jadi sekitar Rp 100 juta,” tutur Syarif.

Namun setelah dihitung secara real oleh Inspektorat, angka yang didapatkan hanya berjumlah Rp 68 juta.

“Kalau jumlah hak mereka berapa nanti, Masih dihitung dan dianalisa dari APIP dan PPTK. Sesuai bukti-bukti yang bisa di pertanggungjawabkan mereka,” sebut Syarif.

Seperti diketahui, CV TAB merupakan pemenang tender pembangunan sodetan air yang berada di Tarempa. Mereka telah menandatangi kontrak sekaligus menerima uang muka Rp 3 Miliar pada bulan Mei lalu.

Proyek sodetan air ini sangat diharapkan masyarakat untuk menuntaskan masalah banjir di kawasan Sungai Sugi hingga Polsek Siantan.

Dengan gagalnya proyek ini, masyarakat harus rela banjir jika musim hujan datang.

Penulis : Yolana
Editor : Roni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *