Timnas Indonesia. Foto: Ist
Jakarta, KepriDays.co.id – Kabar pemecatan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong (STY) sudah resmi dikonfirmasi oleh PSSI.
Federasi sepakbola Indonesia melalui Ketua Umum Erick Thohir telah mengumumkan mengenai masa depan bersama skuad Garuda.
Coach STY telah resmi diputuskan untuk meninggalkan jabatan sebagai pelatih timnas Indonesia.
Hal itu telah dikonfirmasi Erick Thohir melalui konferensi pers yang berlangsung pada Senin (6/1/2025) pukul 12.00 WIB lalu.
Keputusan ini membuat para penggemar Timnas Indonesia sedih. Mereka mengingat perjuangan STY dalam memberikan perubahan yang signifikan di Timnas Indonesia sejak dirinya ditunjuk sebagai pelatih.
Semuanya mengetahui bahwa STY datang ke Indonesia dengan situasi pada saat itu timnas sedang terpuruk. Ini terjadi pasca kepemimpinan Simon McMenemy.
Kala itu, Indonesia menempati posisi peringkat ke-173 pada September 2019 atau awal kedatangan STY. Selama periode hingga tahun 2020, ranking tersebut tidak berubah karena pandemi Covid-19.
Seiring dengan berjalannya waktu, ranking FIFA Indonesia di bawah kepelatihan STY melesat naik hingga 46 tangga. Namun, karena gagal lolos dari fase grup Piala AFF 2024, Indonesia turun 2 peringkat.
Selama periode kepelatihan STY, timnas Indonesia mengalami banyak perubahan. Ini terlihat dari segi permainan, kondisi fisik, hingga progres level timnas.
Sepanjang 2024, STY mampu mengantarkan Timnas Indonesia ke level Asia. Pada awal 2024, Timnas Indonesia sukses mengejutkan publik Asia saat ajang Piala Asia 2024 yang digelar di Qatar. Mampukah Indonesia melaju di Piala Dunia tersebut?
Saat ini Tim Nasional Indonesia telah mendatangkan pelatih baru, yakni, Patrick Kluivert. Berbicara tentang Kluivert tentunya semua penggemar sepak bola sudah mengenalnya.
Sebagai pemain, ia memiliki popularitas yang bagus sebagai pemain dan tentu sudah tidak diragukan lagi. Namun bagaimana dengan kiprahnya sebagai pelatih?
Sejak gantung sepatu pada tahun 2008, Kluivert langsung terjun ke dunia kepelatihan. Ia memulai kariernya sebagai pelatih striker dan asisten pelatih di beberapa klub.
Namun, kesempatan untuk menjadi pelatih kepala baru didapatnya beberapa tahun kemudian. Salah satunya menangani Curacao.
Kluivert ditunjuk sebagai pelatih sementara Curacao pada 14 Mei 2021. Namun popularitasnya sebagai ahli strategi tak berjalan mulus.
Setelah Curacao, Kluivert sempat menukangi klub Turki, Adana Demirspor. Namun, kiprahnya di klub ini tidak terlalu menonjol. Oleh karena itu, semua rakyat Indonesia ingin bukti, bahwa pelatih baru Timnas bisa membawa sepakbola Indonesia berjaya dari STY.
Editor: Roni