Bupati Aneng sidak Pasar. Foto: Yolana
Anambas, KepriDays.co.id – Seminggu menjalankan ibadah puasa, harga minyak goreng di Kabupaten Kepulauan Anambas mengalami kenaikkan. Naiknya harga minyak goreng ini terungkap saat Bupati Anambas, Aneng melakukan sidak ke Pasar Inpres Tarempa, Jum’at (7/3/2025) kemarin.
“Naiknya harga minyak goreng ini karena mereka tidak membeli melalui distributor resmi. Melainkan ke pihak ketiga atau pengecer besar lah,” ujar Aneng.
Selain minyak goreng, harga kacang panjang turut mengalami kenaikkan. Biasanya kacang panjang dibanderol Rp 15 ribu per kg kini naik menjadi Rp 30 ribu per kg.
“Pedagang bilang tadi karena cuaca buruk dua bulan lalu jadi gagal panen,” ucap Aneng.
Aneng pun menegaskan, keinginannya untuk menyelaraskan harga bahan pokok di Anambas bisa sama dengan Bintan dan Batam. Untuk itu ia telah menyiapkan strategi agar lebih terjangkau.
“Saya liat disini harga mahal karena barangnya terbatas. Kedepan saya mau stok bahan pokok cukup, jadi harga bisa normal dari Batam. Ya kalau pun ada perbedaan, tidak terlalu jauh,” ujar Aneng.
Menurut dia yang membuat harga sedikit berbeda dari Batam atau Bintan, karena ada biaya tambahan ongkos kirim.
“Ongkos kirim saya rasa tidak terlalu mahal. Semestinya bukan jadi penyebab harga bahan pokok mahal,” pungkas Aneng.
Wartawan: Yolana
Editor: Roni