Kalbar, KepriDays.co.id – Presiden Prabowo Subianto menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II di Bengkayang, Kalimantan Barat, Kamis (5/6).
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan keyakinannya Indonesia sedang berada di jalur yang tepat menuju swasembada pangan.
“Impian besar diwujudkan. Dan hari ini saya terima kasih, saya melihat kita berada di jalan yang benar, kita sudah diberi tanda-tanda keberhasilan, kita sedang menuju kepada kedaulatan pangan Indonesia, kita sedang menuju swasembada pangan,” ujar Prabowo.
Presiden juga menyampaikan, bangsa Indonesia akan segera mampu berdiri di atas kaki sendiri dalam memenuhi kebutuhan pangan.
“Sebentar lagi kita bisa dengan gagah menatap muka dunia dan menatap muka anak-anak kita, kita sudah bisa mengatakan, ya Indonesia sekarang berdiri di atas kaki kita sendiri, kita tidak takut. Bangsa manapun kita tidak takut, kita menatap masa depan dengan gembira,” ujar Prabowo.
Presiden menegaskan, capaian di sektor pangan saat ini adalah hasil kerja keras semua pihak, bukan kebetulan atau keberuntungan semata.
“Beberapa saat yang lalu kita melihat keberhasilan kita di bidang pertanian, khususnya terutamanya di bidang produksi beras. Di saat banyak negara yang sekarang ini kesulitan beras, bukan kita membanggakan diri, kita jangan jadi bangsa yang sombong, manusia yang sombong itu menurut saya kurang beruntung di ujungnya,” kata dia.
Ia mengingatkan filosofi ilmu padi, semakin berisi maka akan semakin merunduk, dan menekankan pentingnya bersikap rendah hati meskipun kuat dan berhasil.
“Makin kuat makin sopan, sopan tidak berarti lemah, semakin kita merasa dirinya benar semakin kita sopan, semakin kita berhasil semakin diberi karunia oleh Yang Maha Kuasa semakin bersyukur, semakin dikasih kesulitan semakin berjuang, tidak berputus asa,” ucapnya.
Prabowo juga mengajak masyarakat untuk tetap optimistis, menjauhi sikap negatif dan tidak mudah saling menjelekkan sesama anak bangsa.
“Tidak berpikir negatif, tidak mudah menyerah, tidak mudah cengeng, menangis, tidak mudah menjelek-jelekkan bangsa sendiri, tidak mudah menjelek-jelekkan saudara kita sendiri. Ini kunci keberhasilan dan kebangkitan suatu bangsa. Karena keberhasilan adalah buah dari perjuangan, bukan hadiah,” tutup Prabowo.
Editor: Roni
