Dunia, KepriDays.co.id – Iran kembali menyerang Israel pada Sabtu (14/6) malam, menargetkan sejumlah titik, termasuk kilang minyak terbesar di Haifa.
Dalam operasi True Promise III ini, divisi dirgantara Garda Revolusi Iran meluncurkan tiga sistem rudal canggih yang diberi nama Emad, Ghadr, dan Kheibar Shekan, seperti diungkapkan sumber yang mengetahui hal ini.
Rudal balistik Emad, varian terbaru dari Ghadr, memiliki fitur kendali dan akurasi yang lebih baik serta telah diuji dan diresmikan pada akhir tahun 2015, seperti dilansir Press TV, Minggu (15/6).
Rudal ini dilengkapi hulu ledak yang dapat bermanuver dengan sirip di pangkalnya, yang memungkinkannya untuk diarahkan ke sasarannya setelah memasuki kembali atmosfer.
Menurut pejabat militer Iran, Emad mampu memberikan kendali dan kendali penuh hingga mencapai sasaran, menjadikannya rudal berpemandu presisi pertama Iran.
Didukung oleh bahan bakar cair, rudal Emad berukuran panjang 15,5 meter, berat 1.750 kg, memiliki jangkauan 1.700 km, dan memiliki kemungkinan kesalahan melingkar (CEP) 50 meter.
Rudal Ghadr, yang diperkenalkan pada tahun 2005, merupakan versi perbaikan dari rudal balistik jarak menengah Shahab-3, yang telah digunakan Iran sejak 2003.
Roket ini merupakan roket dua tahap yang memiliki tahap pertama berbahan bakar cair dan tahap kedua berbahan bakar padat, diproduksi dalam tiga varian: Ghadr-S dengan jangkauan 1.350 km, Ghadr-H dengan jangkauan 1.650 km, dan Ghadr-F dengan jangkauan 1.950 km.
Dengan panjang antara 15,86 dan 16,58 meter dan diameter rangka pesawat 1,25 meter, Ghadr memiliki berat antara 15 dan 17,5 ton.
Pertambahan panjangnya dibandingkan dengan Shahab-3 memungkinkan tangki bahan bakar dan oksidator yang lebih besar, membawa tambahan 1.300 hingga 1.500 kg propelan dan memungkinkan mesin menyala selama sepuluh detik atau lebih.
Editor: Roni
