Bupati : Anambas Kondusif Kita Semua Bersaudara, Tak Perlu Pengamanan TNI-Polri di Aset Daerah

Advetorial – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng menegaskan, pihaknya belum meminta TNI maupun Polri untuk melakukan pengamanan di kantor pemerintahan maupun aset-aset daerah.

Hal ini disampaikan menyusul maraknya aksi demonstrasi anarkis di sejumlah wilayah Indonesia.

Menurut Aneng, hingga saat ini kondisi Anambas masih aman dan kondusif. Tidak ada tanda-tanda akan terjadi demonstrasi seperti di Jakarta, Makassar, Mataram, maupun Bandung.

“Kita belum ada meminta TNI-Polri untuk pengamanan kantor. Alhamdulillah Anambas masih aman, insya Allah tetap kondusif,” ujar Aneng usai pertemuan tertutup dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di kediamannya, Tarempa, Minggu (30/8).

Dari hasil rapat bersama Forkopimda, Aneng juga memastikan belum ditemukan adanya gerakan atau aktivitas kelompok yang ingin membuat keonaran di daerah perbatasan tersebut.

Kepada masyarakat, Aneng berpesan agar selalu mengutamakan dialog bila ada persoalan.

“Kita ini semua bersaudara. Mari kita utamakan diskusi. Silakan undang saya secara resmi, atau cukup telepon saja. Saya siap melayani diskusi demi kebaikan negara kita,” ujar Aneng yang juga Ketua Demokrat Kepri ini.

Selain membahas keamanan, Aneng turut menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban jiwa dalam aksi demonstrasi di berbagai daerah.

Pemkab Anambas, kata dia, akan menggelar sholat gaib dan doa bersama di Masjid Agung Baitul Ma’mur pada Senin (1/9).

Bupati Anambas Aneng saat berdialog dengan masyarakat. Foto : Yolana

“Atas nama Pemkab Anambas dan mewakili Forkopimda, saya menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya saudara-saudara kita saat aksi unjuk rasa. Semoga amal ibadah mereka diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya.

Sebagai informasi, gelombang unjuk rasa yang terjadi di beberapa daerah dipicu penolakan masyarakat terhadap sejumlah kebijakan DPR RI, salah satunya terkait tunjangan perumahan legislatif.

Aksi massa juga kian memanas setelah insiden brutal aparat yang melindas seorang driver ojek online di Jakarta. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *