Dunia, KepriDays.co.id – Di Pusat Media Internasional, suasana dipenuhi air mata kebahagiaan, sorak-sorai, dan tepuk tangan saat KTT ke-47 ASEAN beserta pertemuan terkait lainnya berlangsung.
Momen bersejarah ini menandai resmi bergabungnya Timor Leste sebagai anggota ke-11 ASEAN, sebuah impian yang telah lama dinantikan setelah lebih dari sepuluh tahun.
Bagi delegasi Timor Leste, langkah ini bukan hanya sekadar pencapaian diplomatik, tetapi juga merupakan saat emosional yang penuh makna.
Seperti yang dikutip dari The Star, Minggu (26/10), Francisca Maia, salah satu anggota delegasi, menyatakan, “Kami merayakannya, tapi ini bukan akhir. Masih banyak pekerjaan menanti di depan, dan Timor Leste siap untuk itu.”
Dengan mata berkaca-kaca, Francisca tidak bisa menahan tangis saat melihat Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmo berdiri di atas panggung.
“Mereka adalah bapak bangsa kami, pejuang kemerdekaan yang juga berjuang agar Timor Leste menjadi bagian dari ASEAN,” tuturnya.
“Melihat mereka di sana adalah momen yang sangat emosional, simbol ketahanan kami sebagai bangsa.”
Selain itu, jurnalis Remizia Boavida yang juga hadir di lokasi menyampaikan rasa bangganya. “Kami telah bekerja menuju momen ini selama bertahun-tahun. Akhirnya, kami resmi menjadi bagian dari ASEAN. Ini adalah momen yang sangat emosional. Terima kasih Malaysia, dan terima kasih ASEAN,” ujarnya sambil meneteskan air mata.
Di sisi lain, penasihat media kepresidenan Domingos Tilman menekankan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras bangsa Timor Leste.
“Sekarang ini adalah kenyataan. Ini adalah momen yang sangat membanggakan dan mengharukan bagi kami semua,” ungkapnya.
Momen bersejarah ini tidak hanya menjadi pencapaian bagi Timor Leste, tetapi juga menjadi simbol harapan dan ketahanan bagi seluruh rakyatnya.
Editor : Roni
