Reses Hino Faisal ke konstituennya. Foto: Yolana
Anambas, KepriDays.co.id – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Anambas, Hino Faisal, menampung sejumlah aspirasi masyarakat Desa Tiangau dalam kegiatan reses yang digelar pada Selasa malam (2/12).
Pertemuan tersebut dimanfaatkan warga untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan yang dianggap mendesak.
Dalam dialog itu, warga mengusulkan pembangunan pemecah ombak sebagai prioritas utama.
Fasilitas tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi abrasi dan ancaman gelombang tinggi yang kerap terjadi di wilayah pesisir.
Selain pemecah ombak, warga juga meminta peningkatan sarana lapangan bola. Mereka menilai fasilitas olahraga di desa perlu diperbaiki agar aktivitas pemuda dapat berjalan lebih terarah.
Lampu penerangan jalan turut masuk dalam daftar usulan. Warga menilai kondisi jalan yang gelap pada malam hari berpotensi menimbulkan kerawanan dan mengganggu mobilitas masyarakat.
Peningkatan jalan lingkungan juga menjadi aspirasi yang disampaikan. Sejumlah jalan di Desa Tiangau dilaporkan mengalami kerusakan sehingga menyulitkan aktivitas warga.
Di sektor pertanian, masyarakat meminta bantuan bibit sayur dan pupuk. Mereka berharap program tersebut dapat mendukung ekonomi warga sekaligus memperkuat ketahanan pangan desa.
Usulan lainnya adalah rehabilitasi kamar mandi Surau di Karang Tikar. Fasilitas ibadah itu disebut membutuhkan perbaikan agar tetap layak digunakan masyarakat.
Menanggapi seluruh aspirasi, Hino Faisal menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat Tiangau.
Ia menyampaikan, dirinya tidak memberikan janji pasti, namun akan mendorong agar usulan tersebut dapat direalisasikan.
“Semua usulan kita akan perjuangkan. Saya tidak berjanji semua terealisasi, tetapi saya akan mendorong agar ini dilaksanakan,” kata Hino Faisal.
Di hadapan warga, Hino juga menyampaikan kabar perkembangan pembangunan lain, yakni rencana rekonstruksi jalan dari Harung Hijau menuju Tiangau.
Proyek tersebut, kata dia, telah diusulkan dalam APBD Provinsi Kepri tahun depan.
Hino menyebutkan nilai anggaran rekonstruksi jalan itu mencapai Rp 2 miliar berdasarkan informasi yang diterimanya dari anggota DPRD Kepri dari Partai Demokrat.
Ia berharap tidak ada pemangkasan anggaran agar pekerjaan dapat berjalan optimal.
Menurut Hino, kondisi jalan menuju Tiangau saat ini sudah sangat memprihatinkan karena banyak berlubang. “Ini demi kebaikan masyarakat,” tegasnya.
Wartawan : Yolana
Editor : Roni