Sumatera, KepriDays.co.id – Le Minerale kembali menunjukkan komitmennya sebagai brand asli Indonesia dengan menyalurkan bantuan air mineral untuk korban banjir di Sumatra. Bantuan dikirim melalui Komando Lintas Laut Militer (KOLINLAMIL) TNI Angkatan Laut pada Selasa (1/12), di tengah krisis ketersediaan air bersih yang melanda sejumlah titik pengungsian.
Distribusi logistik dilakukan menggunakan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (RJW)-992, kapal dukungan kesehatan milik TNI AL yang ditugaskan mengangkut kebutuhan darurat menuju wilayah terdampak.
Bencana banjir yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir membuat ribuan rumah terendam dan memutus akses transportasi. Kondisi tersebut memaksa warga bergantung sepenuhnya pada dukungan bantuan dari berbagai pihak.
Di banyak lokasi, keterbatasan air bersih menjadi persoalan paling mendesak. Situasi ini tidak hanya memicu risiko penyakit, tapi juga memperburuk kondisi para penyintas yang harus bertahan di tempat-tempat pengungsian dengan fasilitas terbatas.
Merespons kondisi tersebut, Le Minerale menegaskan komitmennya untuk hadir dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama di masa darurat.
“Kami turut prihatin dan menyampaikan belasungkawa atas bencana yang dialami saudara-saudari kita di Sumatra. Sebagai brand nasional, asli milik Indonesia, Le Minerale tidak hanya hadir untuk menyediakan air mineral berkualitas, tetapi juga memikul komitmen dan tanggung jawab moral untuk Indonesia. Dalam setiap situasi, termasuk saat bencana seperti ini, kami terpanggil untuk bergerak cepat dan hadir bagi masyarakat yang membutuhkan. Inilah bentuk nyata dedikasi kami sebagai merek asli Indonesia yang selalu berdiri bersama bangsa, termasuk di masa sulit,” ujar Marketing Director Le Minerale, Febri Satria Hutama.
Menurut laporan di lapangan, ketersediaan air bersih maupun air siap konsumsi memang menjadi salah satu tantangan terbesar. Oleh karena itu, Le Minerale berharap bantuan ini bisa memperkuat upaya penanganan darurat serta memenuhi kebutuhan harian warga hingga kondisi kembali stabil.
Editor : Roni
