BMKG Tanjungpinang Rilis Prospek Cuaca Tiga Hari Kedepan

Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas III Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang merilis prospek cuaca tiga hari ke depan untuk wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, terhitung tanggal 13 hingga 15 Januari 2026.

Berdasarkan hasil analisis, kondisi cuaca pada periode tersebut diprakirakan cerah berawan hingga berawan sepanjang hari.

BMKG menjelaskan, secara dinamika atmosfer global, Indeks El Nino Southern Oscillation (ENSO) pada wilayah Nino 3.4 terpantau berada pada nilai -0,95, yang berpengaruh terhadap peningkatan pola konvektif di wilayah Kepulauan Riau, khususnya Pulau Bintan.

Sedangkan faktor Indian Ocean Dipole (IOD) dan Madden-Julian Oscillation (MJO) terpantau tidak memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia bagian barat.

Selain itu, suhu muka laut di sekitar perairan Pulau Bintan terpantau relatif hangat, berkisar antara 26 hingga 28 derajat Celsius, dengan anomali suhu laut bernilai negatif hingga positif. Kondisi tersebut mengindikasikan ketersediaan uap air yang cukup, namun secara umum labilitas atmosfer berada pada kategori labil ringan, sehingga potensi pertumbuhan awan hujan lebat relatif rendah.

Berdasarkan prakiraan BMKG, seluruh wilayah kecamatan di Kota Tanjungpinang, meliputi Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang Barat, Tanjungpinang Timur, dan Bukit Bestari, diprakirakan mengalami kondisi berawan sepanjang hari selama tiga hari ke depan.

Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Kabupaten Bintan. Adapun potensi hujan ringan diprakirakan hanya berpeluang terjadi di wilayah Tambelan pada pagi hari tanggal 14 Januari 2026.

Sementara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak mengabaikan informasi cuaca resmi.

“Meskipun secara umum cuaca diprakirakan berawan dan relatif stabil, masyarakat kami imbau tetap waspada, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir dan beraktivitas di laut. Informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG agar dijadikan acuan utama,” ujar Teguh Susanto, Senin (12/01/2026).

Ia menambahkan, sesuai dengan rilis BMKG, masyarakat juga perlu mewaspadai potensi gelombang tinggi di perairan Bintan bagian utara dan timur dengan ketinggian maksimum yang dapat mencapai hingga 2,5 meter.

“Kami mengingatkan nelayan, pengguna transportasi laut, dan masyarakat pesisir agar meningkatkan kewaspadaan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kota Tanjungpinang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca, serta segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat atau gangguan akibat cuaca ekstrem.

Masyarakat dapat menghubungi aparatur terdekat di tingkat kelurahan, atau menyampaikan laporan melalui nomor tanggap darurat BPBD Kota Tanjungpinang di 0771-20949 serta nomor layanan pengaduan Pemerintah Kota Tanjungpinang di 0822 8658 0144.

Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika akan terus menyampaikan informasi cuaca dan peringatan dini secara cepat dan akurat melalui kanal komunikasi resmi, guna memastikan masyarakat memperoleh informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Editor : Roni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *