Anambas, KepriDays.co.id – Gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang meresahkan warga Kabupaten Kepulauan Anambas terjadi lagi.
Keresahan ini dirasakan warga di wilayah Siantan dan Matak setelah muncul sosok pria tak dikenal yang beraktivitas secara tertutup dan menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat.
Sosok pria tersebut berdandan seperti Ustadz dan diketahui berinisial AS (35) warga Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara, kerap berkeliling dari rumah ke rumah dengan menawarkan potongan ayat Al-Qur’an yang ditulis di selembar kertas kepada penghuni rumah yang didatanginya.
Setelah ayat tersebut dibacakan atau diterima, AS kemudian meminta uang seikhlasnya kepada warga dengan alasan
sebagai sedekah atau keberkahan hidup.
Modus AS mendatangi rumah warga dinilai tidak biasa. Ia disebut lebih sering menyasar rumah yang hanya dihuni emak-emak ketika suami sedang pergi bekerja.
Situasi itu membuat sejumlah kaum ibu merasa takut dan tidak nyaman, terlebih AS datang secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan.
Akibat emak-emak tersebut resah, warga akhirnya melaporkan keberadaan AS kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kepulauan Anambas.
Kepala Seksi Operasi Satpol PP Anambas, Agung Pebyata Sugema pun membenarkan laporan warga tersebut.
Lantas, Satpol PP langsung melakukan pemantauan dan penelusuran terhadap pergerakan AS di sejumlah wilayah.
“Hasil monitoring kami, yang bersangkutan terdeteksi berada di wilayah Matak,” ujar Agung.
Sedangkan dari hasil pemeriksaan awal, diketahui AS datang ke Kabupaten Kepulauan Anambas menggunakan kapal Roro melalui Kecamatan Jemaja, kemudian menyeberang ke Tarempa.
Setelah aksinya ramai diperbincangkan dan viral di wilayah Tarempa, AS kemudian kembali menyeberang ke Matak untuk melanjutkan aktivitasnya.
“Sejauh ini belum ada korban,” kata Agung, menegaskan tidak ditemukan laporan kerugian dari warga.
Sementara langkah antisipasi, Satpol PP bersama pihak terkait memulangkan AS ke daerah asalnya menggunakan kapal PT Pelni, KM Bukit Raya.
“Masyarakat tetap waspada terhadap orang asing dengan aktivitas mencurigakan dan mengimbau warga, khususnya kaum ibu-ibu, agar segera melapor kepada aparat jika menemukan hal serupa demi menjaga keamanan lingkungan,” terang Agung.
Wartawan : Yolana
Editor : Roni
