Tanjungpinang, KepriDays.co.id – Wakil Walikota Tanjungpinang Raja Ariza menghadiri Pengukuhan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang dikukuhkan oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Jum’at (30/1/2026) di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Dompak.
Pengukuhan tersebut menetapkan Toto Haryanto Silitonga, S.Si., M.Eng., sebagai Kepala BPS Provinsi Kepri menggantikan Dr. Margaretha Ari Anggorowati, S.Kom., M.T.
Ansar Ahmad menegaskan pentingnya peran data statistik dalam mendukung pembangunan daerah. Data statistik menjadi dasar penting dalam memahami kebutuhan masyarakat serta merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
“Kami berharap BPS Provinsi Kepulauan Riau terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menyediakan data yang akurat dan berkualitas. Karena BPS ini memiliki peran yang sangat strategis sebagai penopang utama dalam pengambilan kebijakan pembangunan di Kepulauan Riau,” harapnya.
Sedangkan usai acara pengukuhan, Raja Ariza menyampaikan, Pemerintah Kota Tanjungpinang menaruh harapan besar terhadap penguatan kolaborasi antara BPS dan pemerintah daerah.
Data statistik yang valid dan terpercaya menjadi fondasi penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun perencanaan dan kebijakan pembangunan.
“Maka sinergi antara BPS dan Pemerintah Kota Tanjungpinang perlu terus diperkuat agar program pembangunan dapat berjalan lebih terarah dan terukur. Pemerintah Kota Tanjungpinang siap mendukung dan berkolaborasi dengan BPS, khususnya dalam penyediaan data sektoral yang dibutuhkan daerah,” jelas Raja Ariza
Sementara, Raja Ariza juga mengucapkan selamat kepada Kepala BPS Provinsi Kepri yang baru dikukuhkan atas amanah yang diemban. Apresiasi dan terima kasih juga disampaikan kepada pejabat sebelumnya telah mengabdi selama bertugas di Tanjungpinang.
“Pengukuhan ini diharapkan menjadi momentum penguatan peran statistik sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan, khususnya bagi Pemerintah Kota Tanjungpinang, sejalan dengan agenda statistik nasional menuju pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026,” pungkasnya.
Editor : Roni
