Kanal Anambas Headline Hukrim Pendidikan

Guru SMP Dihajar Siswa Akibat Handphone Disita

Anambas, KepriDays.co.id – Aksi penganiayaan terhadap seorang guru oleh siswa terjadi di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Aksi mengerikan tersebut melukai korban bernama Meta Diana salah seorang guru di SMP Negeri 1 Siantan yang terjadi Selasa, 7 April 2026, di Ruang Majelis Guru SMP Negeri 1 Siantan.

Insiden ini sempat menghebohkan lingkungan sekolah dan menjadi perhatian pihak kepolisian setempat.

Kapolsek Siantan, Iptu Dodi Setiawan mengatakan pihaknya menerima laporan dari korban Rabu, 8 April 2026. Laporan itu langsung ditindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait.

“Korban datang melapor ke Polsek Siantan, dan kasus ini langsung kami tangani,” ujar Dodi, Kamis (9/4).

Berdasarkan hasil pendalaman, kejadian bermula saat korban menyita empat unit handphone milik siswa. Penyitaan dilakukan karena para siswa tersebut kedapatan membawa ponsel ke sekolah, yang diketahui melanggar aturan.

Namun tindakan tersebut memicu ketidakpuasan dari para siswa yang bersangkutan. Mereka kemudian mendatangi korban di ruang majelis guru untuk mempertanyakan penyitaan tersebut.

Dalam kondisi emosi, para siswa meluapkan kemarahan kepada korban dengan cara marah-marah. Situasi di dalam ruangan pun sempat memanas.

Baca Juga

Salah satu siswa berinisial NPA kemudian melakukan tindakan kekerasan terhadap korban. Ia menendang korban satu kali menggunakan kaki kanan.

Tidak hanya itu, pelaku juga memukul kepala korban sebanyak satu kali menggunakan tangan kanan. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk pelampiasan emosi.

Setelah melakukan penganiayaan, pelaku langsung meninggalkan lokasi tanpa meminta maaf kepada korban. Kejadian ini membuat korban merasa dirugikan dan akhirnya melaporkan ke pihak kepolisian.

Polsek Siantan pun memanggil pelaku bersama tiga siswa lainnya yang terlibat. Orang tua masing-masing siswa juga turut dipanggil untuk dimintai keterangan.

Polisi kemudian melakukan upaya mediasi antara korban dan pelaku. Proses ini dilakukan sebagai langkah penyelesaian secara kekeluargaan.

Kedua belah pihak sepakat untuk berdamai. Pelaku juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya di kemudian hari.

Kepolisian memberikan pembinaan kepada para siswa agar memahami konsekuensi dari tindakan mereka. Orang tua juga diminta untuk lebih mengawasi perilaku anak-anaknya.

Wartawan : Yolana
Editor : Roni

Share
Tags: Guru SMP Guru SMP Dihajar Siswa Akibat Handphone Disita Handphone