Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang Berbagi Gerobak UMKM di HBP 62 Tahun

Bintan, KepriDays.co.id – Memperingati Hari Bhakti Permasyarakatan (HBP) ke 62 tahun, lima lembaga permasyarakatan di Pulau Bintan membagikan gerobak gratis kepada keluarga Warga Binaan Permasyarakatan (WBP), Senin (27/42026).

Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Fauzi Harahap mengatakan, HBP ke 62 ini dilaksanakan secara nasional, dan disini digelar tasyakuran yang dipusatkan di Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang.

“Untuk di Pulau Bintan, disatukan lokasinya di Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang. Hadir disini juga dari Lapas Umum Kelas IIA Tanjungpinang, Bapas Tanjungpinang, Rutan Kelas I Tanjungpinang dan LPKA Kelas II Batam,” ujar Fauzi.

Sedangkan kegiatan ini merupakan bentuk kebersamaan jajaran pemasyarakatan dalam memberikan kontribusi sosial kepada masyarakat.

Salah satu kontribusi itu adalah pembagian gerobak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kepada keluarga WBP.

“Bantuan ini diberikan kepada keluarga warga binaan yang saat ini sedang menjalani masa pidana, baik di Lapas Narkotika, Bapas, Lapas Umum Tanjungpinang, rutan maupun LPKA Batam,” jelasnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga penerima. Terutama karena peran kepala keluarga yang sedang menjalani masa pidana.

“Harapannya bantuan ini bisa berdampak dalam membangun keluarga yang mandiri dan sejahtera,” sebutnya.

Fauzi menambahkan, sinergi antar lembaga pemasyarakatan ini menjadi wujud kepedulian bersama dalam mendukung ketahanan ekonomi keluarga warga binaan agar tetap kuat dan produktif.

Dia juga berpesan kepada penerima agar gerobak UMKM itu tidak dijual. Melainkan harus dimanfaatkan untuk usaha.

“Kami ingin keluarga di luar tetap tangguh dan mampu memberikan kesejahteraan bagi keluarganya,” harapnya.

Sementara, salah satu istri dari WBP Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang mengucapkan terimakasih atas bantuan gerobak yang diberikan pihak Lapas Narkotika.

“Saya sangat senang sekali. Terimakasih buat Lapas Narkotika, semoga sukses selalu,” ucapnya.

Selama sang suami menjalani hukuman di Lapas Narkotika dia bekerja berjualan kue untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Saya akan gunakan gerobak ini untuk jualan kue mue. Ini sangat bermanfaat bagi keluarga saya,” tutupnya yang enggan namanya disebutkan.

Wartawan : Ari
Editor : Roni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *