Deretan Janji Presiden Prabowo depan Buruh di Monas

Jakarta, KepriDays.co.id – Presiden Prabowo Subianto memberikan berbagai janji kepada para buruh hingga pengemudi ojek online (ojol).

Hal ini disampaikannya dalam memberikan sambutan saat menghadiri May Day di Lapang Silang Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat, Jumat (1/5).

“Ini kehormatan bagi saya, terima kasih saya merasa bahwa kaum buruh selalu mendukung saya, sekian kali dan saya merasa jadi presiden karena dukungan kaum buruh, kaum tani, kaum nelayan, kaum pekerja seluruh Indonesia,” kata Prabowo.

Kemudian, dia berjanji berjuang dalam kepentingan seluruh rakyat Indonesia dan terutama kepada mereka-mereka yang hidupnya masih sulit.

“Itu adalah tugas saya dan itu adalah tugas pemerintah yang saya pimpin dan itu adalah tekad kami, kami tidak akan gentar. Kami tidak akan ragu-ragu untuk membela kepentingan rakyat Indonesia,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengaku bakal meresmikan museum perjuangan yang diberi nama Museum Marsinah di Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur.

Kemudian, ia juga mengungkapkan, telah UU PPRT yang sudah diperjuangkan sejak puluhan tahun.

“UU PPRT belum pernah ada, selama ini pekerja-pekerja rumah tangga entah dibayar upah berapa, tidak jelas. Sekarang, pertama kali dalam sejarah NKRI kita sahkan UU PPRT,” ucapnya.

Kepada para buruh, Prabowo mengaku sedih, hal ini lantaran banyak orang yang memiliki pangkat tinggi namun semakin tidak jelas. Sedangkan, para petani, nelayan yang hidupnya sederhana merupakan orang-orang yang jujur.

“Saya heran, semakin pinter, banyak yang pinter, pinter maling. Enggak habis fikir aku, enggak habis fikir. Saudara-saudara, saya merasa terpanggil karena saya dari usia muda, saya masuk tentara ingin menjaga negara ini, ingin membela negara ini, ingin membela rakyat saya,” ungkapnya.

Namun, Ketua Umum Partai Gerindra ini merasa kaget setelah pensiun dari TNI. Karena, ia melihat masih banyak rakyat yang susah.

Padahal, dia telah mempertaruhkan nyawanya berkali-kali saat masih aktif menjadi prajurit. Namun, ia melihat banyak elit yang dianggapnya telah mencuri uang rakyat.

Sehingga, hal ini yang membuat dirinya tidak rela. Akibat apa yang sudah diperjuangkannya itu justru masih ada rakyat yang susah.

“Saya tidak rela ada anak-anak Indonesia yang lapar, saya tidak rela ada ibu-ibu yang tidak bisa memberi susu untuk anaknya, saya tidak rela pejabat-pejabat pemerintah yang diberi kepercayaan oleh rakyat justru bekerja sama dengan pengusaha-pengusaha, dengan pengusaha-pengusaha serakah,” paparnya.

Meski begitu, menurutnya tidak semua pengusaha serakah dan banyak juga yang berkerja dengan baik.

Sehingga, ia meminta agar tidak membenci orang-orang kaya yang memang hasil kekayaan itu bukan dari merampok.

Selain itu, Prabowo menyebut, jika dia telah mengeluarkan keputusan presiden nomor 10 tahun 2026.

Aturan ini tentang pembentukan satuan tugas mitigasi pemutusan hubungan kerja dan kesejahteraan buruh. Hal ini agar negara bisa melindungi para pekerja yang terancam PHK.

Editor : Roni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *